Pilkades Serentak 2026 Selesai Tanpa Gugatan, DPRD Tapin Titip Pesan Penting untuk Kades Terpilih

Rasidi Fadli • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 13:50 WIB
BERI KETERANGAN: Ketua Komisi I DPRD Tapin Rustan Nawawi mengharapkan kepada 39 kepala desa terpilih untuk amanah menjalankan tanggung jawab.
BERI KETERANGAN: Ketua Komisi I DPRD Tapin Rustan Nawawi mengharapkan kepada 39 kepala desa terpilih untuk amanah menjalankan tanggung jawab.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 di Kabupaten Tapin berlangsung aman dan lancar. Dari 39 desa yang menggelar pemilihan, tidak ada gugatan yang diajukan setelah tahapan pemungutan dan penghitungan suara.

Ketua Komisi I DPRD Tapin Rustan Nawawi menyebut kondisi tersebut menjadi awal yang baik bagi kepala desa terpilih untuk segera kembali bekerja dan menjalankan amanah masyarakat.

Menurutnya, kemenangan dalam Pilkades bukan akhir dari perjuangan. Kepala desa terpilih harus mampu merangkul seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik saat pemilihan.

“Alhamdulillah dalam Pilkades ini berjalan dengan sukses dan lancar, tidak ada gugatan. Yang kalah menerima dengan sepenuh hati, legowo, dan yang menang tidak berbangga hati,” ujarnya, Jumat (14/8/2026).

Rustan menilai berakhirnya kontestasi harus menjadi momentum untuk menyatukan kembali masyarakat. Perbedaan pilihan merupakan bagian dari demokrasi, tetapi pembangunan desa membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

Ia meminta kepala desa terpilih memahami bahwa jabatan yang diperoleh merupakan amanah untuk melayani seluruh warga, bukan hanya pendukungnya.

“Harapannya kepala desa terpilih bisa memimpin di desanya masing-masing untuk menjadi lebih baik,” katanya.

Rustan juga mengingatkan kepala desa petahana yang kembali terpilih agar tidak menghentikan program yang sudah berjalan. Program yang terbukti bermanfaat bagi masyarakat diharapkan dapat dilanjutkan dan ditingkatkan.

Sementara kepala desa baru diminta segera beradaptasi dengan tata kelola pemerintahan desa. Mereka diharapkan mau belajar dan menjalankan tugas secara sungguh-sungguh.

“Yang petahana bisa melanjutkan apa-apa program yang sudah dijalankan. Yang baru, mudah-mudahan bisa belajar dengan baik dan sungguh-sungguh memimpin desa masing-masing,” tuturnya.

Bagi Rustan, ukuran keberhasilan kepala desa bukan sekadar kemenangan dalam Pilkades. Ukuran sebenarnya adalah kemampuan menghadirkan perubahan, meningkatkan pelayanan, dan menjaga kepercayaan masyarakat.

Karena itu, seluruh kepala desa terpilih diharapkan menjadikan berakhirnya Pilkades sebagai awal kerja bersama. Tidak ada lagi kubu yang menang maupun kalah, yang ada adalah satu kepentingan: membangun desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Editor : Eddy Hardiyanto
Pilkades Serentak tanpa gugatan kades terpilih DPRD Tapin