RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Dinamika pemilihan Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tanah Laut (Tala) periode 2026-2031 mulai memanas.
Sempat sepi peminat hingga batas akhir pendaftaran, bursa calon kini justru menghangat setelah perpanjangan waktu sehari melahirkan dua kandidat.
Dua nama yang resmi mendaftar adalah Nuryadi dan Apri Susanto. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Ketua DPC Partai Demokrat Tala, H Arkani.
“Benar, setelah diperpanjang satu hari, ada dua orang yang mendaftar, yaitu Nuryadi dan Apri Susanto,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).
Nuryadi diketahui merupakan bagian dari pengurus internal DPC Demokrat Tala, sementara Apri Susanto datang dari kalangan masyarakat umum.
Namun, langkah Apri menarik perhatian karena disebut-sebut membawa dukungan terhadap salah satu tokoh berpengaruh di Bumi Tuntung Pandang, H Iriansyah atau yang akrab disapa Haji Iyan.
Kehadiran Haji Iyan dalam acara Langit Biru Demokrat di RTH Kijang Mas Pelaihari turut menjadi sorotan. Ia datang tak lama setelah Bupati Tala H Rahmat Trianto yang juga kader Demokrat hadir di lokasi.
Keduanya bahkan menerima kaos Partai Demokrat yang diserahkan langsung oleh Arkani, menambah kesan simbolik di tengah momentum politik tersebut.
Suasana semakin menarik saat Arkani secara terbuka menyampaikan harapannya agar Haji Iyan dapat bergabung dengan Partai Demokrat Tala. Pernyataan itu langsung mengundang perhatian peserta yang hadir.
Menanggapi hal tersebut, Haji Iyan hanya memberikan respons singkat namun penuh makna.
“Saya support di belakang saja,” ucapnya sambil tersenyum.
Sinyal dukungan ini pun memunculkan spekulasi baru terkait arah dukungan politik dalam bursa pemilihan ketua DPC Demokrat Tala.
Arkani menambahkan, proses seleksi akan berlanjut dalam waktu dekat. Kedua bakal calon dijadwalkan mengikuti tahapan fit and proper test di Kantor DPD Partai Demokrat Kalsel di Banjarmasin.
Hasil uji kelayakan dan kepatutan tersebut akan menjadi salah satu penentu penting dalam memilih sosok yang akan memimpin Demokrat Tala lima tahun ke depan.
Diketahui, Arkani sendiri memutuskan tidak kembali maju setelah memimpin partai selama empat periode atau hampir dua dekade. Alasannya untuk membuka ruang baru bagi regenerasi kepemimpinan di tubuh Demokrat Tala.
Editor : Sutrisno