RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin – Komisi III DPRD Kabupaten Tanah Bumbu akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan pelabuhan di Kecamatan Angsana pada Jumat mendatang. Langkah tersebut diambil menyusul banyaknya keluhan warga terkait dugaan pencemaran debu batu bara yang disebut mengganggu lingkungan permukiman.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma, mengatakan laporan mengenai debu hitam yang diduga berasal dari aktivitas di kawasan pelabuhan hampir setiap hari diterima pihaknya.
Menurutnya, keluhan masyarakat meningkat saat musim kemarau karena debu lebih mudah terbawa angin hingga masuk ke kawasan permukiman.
"Memasuki musim kemarau, debu diduga semakin mudah terbawa angin ke rumah-rumah warga. Hampir setiap hari kami menerima laporan masyarakat, baik melalui pesan maupun disampaikan langsung. Karena itu, Jumat nanti Komisi III bersama masyarakat akan turun melakukan sidak," kata I Wayan.
Ia menjelaskan, sidak bertujuan melihat langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan sumber debu yang dikeluhkan warga.
Apabila hasil peninjauan menunjukkan debu berasal dari aktivitas pelabuhan, Komisi III akan meminta perusahaan terkait segera mengambil langkah penanganan untuk mencegah dampak lebih luas.
"Kalau memang terbukti berasal dari aktivitas tersebut, kami akan meminta perusahaan segera mengatasi persoalan debu batu bara ini karena menyangkut kepentingan masyarakat," ujarnya.
Selain berdampak pada kenyamanan lingkungan, I Wayan menilai paparan debu juga berpotensi mengganggu kesehatan warga, terutama anak-anak yang setiap hari beraktivitas di sekitar permukiman.
"Persoalan ini harus segera ditangani agar tidak terus berdampak kepada masyarakat, khususnya anak-anak," pungkasnya.
Sebelumnya, warga Desa Mekar Jaya mengeluhkan debu batu bara yang diduga berasal dari aktivitas di kawasan pelabuhan Angsana. Debu yang muncul saat musim kemarau itu disebut masuk ke permukiman, sekolah, warung, hingga tempat ibadah. Pemerintah desa mengaku telah beberapa kali berkoordinasi dengan perusahaan agar meningkatkan upaya pengendalian debu, terutama melalui penyiraman jalan.
Editor : Arif Subekti