RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BANJARMASIN – Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Banjarmasin mulai memanaskan mesin politik menjelang Pemilu dan Pilkada mendatang. Melalui konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan ranting, partai berlambang matahari itu menyiapkan strategi untuk memperkuat soliditas kader sekaligus mengejar target politik yang lebih tinggi.
Ketua DPD PAN Kota Banjarmasin, Harry Wijaya, menegaskan seluruh kader harus memiliki arah perjuangan dan pemahaman politik yang sama agar setiap langkah partai berjalan seirama.
"Semua kebijakan, langkah-langkah, dan seperti apa perilaku kita di masyarakat harus memiliki pemahaman politik yang sama," ujarnya usai Pendidikan Politik dan Musyawarah Cabang-Ranting PAN Kota Banjarmasin, Minggu (26/7/2026).
Pada Pemilu Legislatif mendatang, PAN menargetkan kembali merebut kursi pimpinan DPRD Kota Banjarmasin.
"Target kita, insya Allah, paling tidak untuk legislatif menargetkan mengambil posisi pimpinan lagi," katanya.
Tak hanya itu, PAN juga bertekad mengusung kader internal untuk bertarung pada pemilihan kepala daerah. Menurut Harry, kaderisasi menjadi kunci agar PAN tidak hanya menjadi partai pendukung, tetapi mampu melahirkan kepala daerah dari kader sendiri.
"Insya Allah untuk kepala daerah kita akan menjalankan kader kita, kader DPD Partai, untuk menjadi kepala daerah," tegasnya.
Meski demikian, ia mengakui dinamika politik menjelang Pilkada sangat dinamis. Karena itu, seluruh keputusan di daerah tetap akan menyesuaikan arahan dan kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
"Memang ada dinamika politik. Kebijakan dari DPP mau tidak mau harus kita ikuti sesuai arahan dan kebijakan partai," jelasnya.
Usai pelantikan pengurus tingkat kecamatan, DPD PAN Kota Banjarmasin akan kembali menggelar konsolidasi internal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menyatukan strategi menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilkada agar seluruh mesin partai bergerak dalam satu komando.
"Kami siap menjalankan kader. Mudah-mudahan secara pusat juga mendapat restu dari pimpinan kita," pungkasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto