RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarmasin – Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) AGN resmi menarik seluruh kadernya dari Partai Buruh. Keputusan itu mengikuti langkah organisasi di tingkat pusat yang menyatakan keluar dari partai tersebut.
Ketua KSPSI AGN Kalimantan Selatan, Sadin Sasau, mengatakan surat pengunduran diri telah disampaikan secara resmi kepada Partai Buruh. Keputusan itu juga berlaku bagi seluruh pengurus Partai Buruh yang berasal dari afiliasi KSPSI AGN di Kalsel.
"Ini merupakan keputusan organisasi. Karena pusat sudah memutuskan keluar, maka kami di daerah wajib mengikuti," ujarnya, Selasa (30/6/2026) siang.
Menurut Sadin, pengunduran diri tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi. Pengurus yang berafiliasi dengan KSPSI AGN di kabupaten/kota hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa juga mengikuti keputusan tersebut.
Ia menjelaskan, KSPSI AGN memiliki lebih dari 15 ribu anggota di Kalimantan Selatan. Setelah tidak lagi menjadi bagian dari Partai Buruh, kader KSPSI AGN diberikan kebebasan menentukan pilihan politiknya.
Organisasi tidak membatasi apabila ada kader yang ingin bergabung dengan partai politik lain.
"Kami tidak melarang. Silakan memilih partai mana yang dianggap sesuai. Itu hak masing-masing kader," katanya.
Bahkan, sambung dia, DPP KSPSI AGN telah memberikan arahan kepada seluruh kader di Indonesia agar bebas menentukan kendaraan politik. Organisasi juga siap memberikan dukungan kepada kader yang ingin berkiprah di dunia politik, termasuk maju sebagai calon anggota legislatif.
"Kalau ada kader yang serius ingin berjuang melalui partai politik, tentu akan kami dukung sesuai mekanisme organisasi," tegasnya.
Ia menambahkan, meski tidak lagi berafiliasi dengan Partai Buruh, KSPSI AGN tetap fokus menjalankan fungsi sebagai organisasi serikat pekerja dalam memperjuangkan hak dan kepentingan buruh. "Fungsi serikat kita tetap untuk memperjuangkan hak dan kepentingan buruh," tutup Sadin.
Editor : Sutrisno