Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kredit Tapin Beriman Harus Tepat Sasaran ! Anggota DPRD Tapin Minta Pengawasan Diperkuat

Rasidi Fadli • Jumat, 19 Juni 2026 | 13:20 WIB
BERI TANGGAPAN: Anggota DPRD Tapin Taufik Hidayat menyampaikan masukannya terkait program Kredit Tapin Beriman Bunga 0 Persen.
BERI TANGGAPAN: Anggota DPRD Tapin Taufik Hidayat menyampaikan masukannya terkait program Kredit Tapin Beriman Bunga 0 Persen.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, RANTAU – Program Kredit Tapin Beriman Bunga 0 Persen yang kembali bergulir pada 2026 mendapat dukungan dari kalangan DPRD Kabupaten Tapin. Meski demikian, program unggulan Pemerintah Kabupaten Tapin tersebut diminta agar dijalankan secara tepat sasaran dan diawasi secara ketat.

Anggota DPRD Tapin dari Fraksi Golkar, Taufik Hidayat, menilai program kredit tanpa bunga itu merupakan langkah strategis dalam membantu pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperoleh akses permodalan yang lebih mudah tanpa terbebani biaya bunga.

Namun, menurutnya, besarnya subsidi yang dikucurkan pemerintah daerah bersama dukungan dana CSR perusahaan harus diimbangi dengan proses seleksi penerima yang objektif dan transparan.

“Program ini sangat baik dan perlu kita dukung bersama. Tetapi yang paling penting adalah memastikan penerimanya benar-benar pelaku usaha yang membutuhkan dan memiliki usaha yang berjalan,” ujar Taufik, Jumat (19/6/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari besarnya dana yang tersalurkan, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat setelah menerima bantuan permodalan tersebut.

Karena itu, Taufik meminta pihak perbankan dan instansi terkait tidak hanya fokus pada penyaluran kredit, tetapi juga melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkala terhadap para penerima manfaat.

“Jangan sampai setelah kredit dicairkan kemudian dilepas begitu saja. Harus ada pendampingan agar usaha mereka benar-benar berkembang dan naik kelas,” katanya.

Taufik juga mengingatkan pentingnya pemerataan penerima manfaat hingga ke wilayah pedesaan. Menurutnya, masih banyak pelaku UMKM di desa yang memiliki potensi usaha besar namun belum tersentuh layanan pembiayaan formal.

“Kalau program ini ingin memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah, jangkauannya harus diperluas sampai ke desa-desa, jangan hanya terpusat di wilayah tertentu,” tegasnya.

Meski memberikan sejumlah catatan, Taufik tetap mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Tapin yang terus mempertahankan Program Kredit Tapin Beriman sebagai salah satu instrumen penguatan ekonomi kerakyatan.

Ia berharap program tersebut mampu melahirkan lebih banyak pelaku usaha yang mandiri, berdaya saing, serta mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat.

“Yang kita inginkan bukan sekadar kredit tersalurkan, tetapi bagaimana program ini benar-benar meningkatkan omzet usaha, membuka lapangan kerja, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tapin,” pungkasnya.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Beriman #kredit #DPRD Tapin