Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Perempuan HST Didorong Lebih Melek Politik

Jamaluddin Radar Banjarmasin • Rabu, 17 Juni 2026 | 21:40 WIB
SAMBUTAN: Bupati HST Samsul Rizal saat melakukan sambutan di acara Sosialisasi Pendidikan Politik bertema “Literasi Politik untuk Kesetaraan Gender” yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) HST di Hotel Darul Istiqamah Barabai, Rabu (17/6/2026). (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin)
SAMBUTAN: Bupati HST Samsul Rizal saat melakukan sambutan di acara Sosialisasi Pendidikan Politik bertema “Literasi Politik untuk Kesetaraan Gender” yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) HST di Hotel Darul Istiqamah Barabai, Rabu (17/6/2026). (Foto: Jamaluddin/Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, BARABAI – Perempuan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) didorong untuk semakin memahami literasi politik sebagai bekal dalam berpartisipasi aktif di tengah kehidupan demokrasi dan pembangunan daerah.

Pesan tersebut mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Pendidikan Politik bertema “Literasi Politik untuk Kesetaraan Gender” yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) HST di Hotel Darul Istiqamah Barabai, Rabu (17/6/2026).

Kegiatan tersebut diikuti 80 peserta yang berasal dari 17 organisasi perempuan di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, mulai dari Tim Penggerak PKK, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Dharma Wanita Persatuan, Bhayangkari, Persit, organisasi profesi hingga organisasi keagamaan perempuan.

Kepala Kesbangpol HST, HM Rusdiyanto mengatakan keterlibatan perempuan dalam politik menjadi bagian penting dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif dan berkualitas.

Namun menurutnya, hingga saat ini masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi perempuan, mulai dari rendahnya literasi politik, stereotip gender hingga keterbatasan akses terhadap informasi dan ruang pengambilan keputusan.

“Setelah menerima materi dari para narasumber, kami berharap para peserta dapat menularkan informasi ini kepada lingkungan sekitarnya, baik keluarga maupun organisasinya, sehingga keterlibatan perempuan dalam politik, terutama di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, semakin meningkat dan lebih berkualitas,” ujarnya.

Rusdiyanto menjelaskan kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi politik dan kesetaraan gender, membangun komitmen bersama dalam mendukung partisipasi politik perempuan serta menyediakan bahan edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati HST Samsul Rizal menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan.

Menurutnya, kesetaraan gender bukan hanya tentang memberikan kesempatan yang sama, tetapi juga memastikan perempuan memiliki akses, kapasitas dan peluang yang setara untuk berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.

“Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun kesadaran politik di lingkungan keluarga dan masyarakat. Karena itu peningkatan literasi politik perempuan sesungguhnya bukan hanya investasi bagi individu, tetapi juga investasi bagi kualitas demokrasi dan pembangunan daerah di masa depan,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi di tengah derasnya arus informasi digital yang berkembang saat ini.

Menurut Samsul Rizal, literasi politik yang baik akan membantu masyarakat lebih kritis dalam memahami berbagai informasi publik sekaligus memperkuat daya tahan terhadap hoaks, disinformasi maupun praktik politik yang tidak sehat.

Dalam kegiatan tersebut, peserta juga mendapatkan materi dari Ketua TP PKK Kabupaten HST, Deni Era Yulyantie. Ia menekankan bahwa perempuan memiliki hak yang sama untuk terlibat dalam kehidupan demokrasi dan pengambilan keputusan.

Menurutnya, masih banyak anggapan bahwa politik hanya menjadi urusan laki-laki. Padahal perempuan memiliki peran penting dalam menentukan arah pembangunan melalui partisipasi yang aktif dan bertanggung jawab.

“Perempuan juga punya hak yang sama dalam politik. Suara perempuan sangat penting untuk masa depan bangsa. Kita perlu paham politik agar bisa memilih pemimpin yang baik dan memperjuangkan hak-hak perempuan maupun anak-anak,” ujarnya.

Mama Deden berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang belajar bagi perempuan untuk memperluas wawasan, meningkatkan kepercayaan diri serta mendorong lahirnya lebih banyak perempuan yang aktif berkontribusi di lingkungan keluarga, organisasi dan masyarakat.

Editor : Fauzan Ridhani
#literasi politik #Pemkab HST #Kabupaten Hulu Sungai Tengah #samsul rizal #Barabai