Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Kesbangpol Tanah Laut Gencarkan Sekolah Demokrasi, Bekali Pemilih Pemula Pemahaman Politik dan Simulasi Pemilu

Norsalim Yahya • Rabu, 10 Juni 2026 | 15:32 WIB
SIMULASI : Simulasi kegiatan Pemilu yang digelar Kesbangpol Tala di SMAN Bumi Makmur. (Foto : KPU Tala untuk Radar Banjarmasin)
SIMULASI : Simulasi kegiatan Pemilu yang digelar Kesbangpol Tala di SMAN Bumi Makmur. (Foto : KPU Tala untuk Radar Banjarmasin)

 

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus berupaya meningkatkan pemahaman demokrasi di kalangan generasi muda melalui Program Sekolah Demokrasi.

Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat tersebut menyasar para pelajar tingkat sekolah menengah atas yang masuk kategori pemilih pemula.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam membangun kesadaran politik sejak dini, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya partisipasi masyarakat dalam proses demokrasi.

Kepala Bidang Politik Kesbangpol Tala Muhammad Badaruddin, mengatakan bahwa pemilih pemula merupakan kelompok yang memiliki peran penting dalam menentukan arah demokrasi di masa mendatang. Karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman yang baik mengenai sistem politik, pemilu, serta hak dan kewajiban sebagai warga negara.

Menurutnya, pendidikan politik bagi kalangan pelajar menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi yang tidak hanya aktif menggunakan hak pilih, tetapi juga mampu memahami proses demokrasi secara utuh.

“Melalui Program Sekolah Demokrasi ini kami ingin meningkatkan nilai-nilai demokrasi di kalangan pemilih pemula. Mereka perlu memahami pentingnya partisipasi dalam pemilu dan bagaimana menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab,” kata Badaruddin, Rabu (10/6/2026).

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi pendidikan politik yang disampaikan oleh narasumber dari Kesbangpol maupun KPU Tala.

Materi tersebut mencakup pengenalan sistem demokrasi di Indonesia, tahapan penyelenggaraan pemilu, peran lembaga penyelenggara pemilu, hingga pentingnya menjaga integritas dan independensi dalam menentukan pilihan politik.

Tidak hanya menerima materi secara teoritis, para pelajar juga diajak mengikuti simulasi pemilu yang dirancang menyerupai pelaksanaan pemungutan suara sesungguhnya.

Melalui simulasi tersebut, peserta diperkenalkan dengan berbagai tahapan pemilu, mulai dari proses pendaftaran pemilih, pencoblosan, hingga penghitungan suara.

Badaruddin menjelaskan, kegiatan berlangsung selama dua jam dengan pembagian waktu yang seimbang antara penyampaian materi dan praktik lapangan.

“Satu jam digunakan untuk penyampaian materi pendidikan politik, kemudian satu jam berikutnya untuk simulasi pemilu. Dengan metode ini peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung mengenai tata cara pemungutan suara,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan yang menggabungkan teori dan praktik dinilai lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman pelajar terhadap proses demokrasi. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi untuk mencegah munculnya sikap apatis terhadap politik di kalangan generasi muda.

Hingga saat ini, Program Sekolah Demokrasi telah dilaksanakan di tiga sekolah yang berada di tiga kecamatan berbeda, yakni SMAN 1 Bumi Makmur, SMAN 2 Kintap, dan SMAN 1 Jorong. 

Editor : Arif Subekti
#sekolah demokrasi #mendapat sosialisasi #Kesbangpol Tanah Laut