Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Susah Dapat Solar ! Ratusan Sopir Truk Demo DPRD Tabalong

Ibnu Dwi Wahyudi • Selasa, 26 Mei 2026 | 10:42 WIB
DEMO: Para sopir truk saat memarkirkan kendaraannya di halaman kantor DPRD Tabalong.
DEMO: Para sopir truk saat memarkirkan kendaraannya di halaman kantor DPRD Tabalong.

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, TANJUNG - Ratusan sopir truk di Kabupaten Tabalong menggelar aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Tabalong, Kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak, Selasa (26/5/2026).

Sebelum tiba di kantor Wakil Rakyat, para sopir lebih dulu melakukan konvoi menggunakan puluhan unit truk dari Jalan Nan Sarunai, Desa Maburai, melintasi kawasan Tugu Obor Mabuun, hingga Kompleks Guru Danau.

Aksi itu menjadi sorotan warga. Sejumlah truk bahkan dipasangi spanduk berisi aspirasi dan tuntutan terkait distribusi solar subsidi di Kabupaten Tabalong.

Dalam orasinya, para sopir meminta Pemerintah menambah kuota pengisian solar subsidi untuk kendaraan roda enam menjadi minimal 80 liter per unit per hari di seluruh SPBU wilayah Tabalong.

Mereka juga mendesak adanya transparansi distribusi solar subsidi serta meminta pemerintah daerah dan pihak terkait menindak tegas dugaan penyalahgunaan solar subsidi, baik oleh oknum tertentu maupun praktik mafia BBM.

Tak hanya itu, massa aksi turut meminta jaminan ketersediaan solar subsidi sesuai harga resmi PT Pertamina dan pengisian sesuai kuota barcode yang berlaku.

Para sopir juga mendesak SPBU Mabuun dan SPBU Kunding kembali melayani penjualan solar subsidi, serta meminta kemudahan proses daftar ulang barcode yang diblokir.

Selain itu, mereka meminta tidak ada lagi praktik pembelian solar nonsubsidi yang dinilai memberatkan saat melakukan pengisian BBM subsidi.

Seluruh tuntutan tersebut disampaikan langsung di hadapan jajaran anggota DPRD Tabalong dengan pengamanan aparat kepolisian.

Koordinator aksi, Fahrurazi Muslim mengatakan kondisi distribusi solar subsidi saat ini dinilai semakin menyulitkan para sopir angkutan.

Selain antrean panjang di SPBU, pembatasan pengisian solar disebut berdampak terhadap operasional angkutan.

“Kami berharap tuntutan kami dipenuhi. Karena itu sudah sesuai aturan Pertamina,” ujarnya.

Para sopir berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret agar distribusi solar subsidi lebih mudah diakses dan kebutuhan operasional angkutan di Tabalong dapat berjalan normal.

Editor : Eddy Hardiyanto
#Solar #Sopir Truk #Demo #dprd tabalong