RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Batulicin - Ketua Komisi II DPRD Tanah Bumbu, Andi Erwin Prasetya, mendorong Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu segera menetapkan direktur definitif untuk PT Air Minum Bersujud. Hingga saat ini, jabatan direktur perusahaan daerah tersebut masih diisi pelaksana tugas (Plt).
Politikus Fraksi PDI Perjuangan itu menilai keberadaan direktur definitif penting agar pengelolaan perusahaan berjalan maksimal, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat.
Menurut dia, jika jabatan direktur terus diisi pelaksana tugas yang juga menjabat di instansi lain, dikhawatirkan PT Air Minum Bersujud tidak mendapat perhatian penuh. “Sementara aset kita sudah ada ratusan miliar di sana,” ujarnya.
Ia juga menyoroti proyek pipa besar dari Desa Sarigadung menuju Simpang Empat Kompi yang hingga kini belum berfungsi meski pembangunannya telah dilakukan. Belum adanya direktur definitif berdampak pada belum optimalnya pelaksanaan program perusahaan.
“Karena kita tidak memiliki direktur yang qualified. PDAM ini di samping profit, yang diutamakan itu pelayanan. Bukan profit oriented,” katanya.
Sebagai informasi, dalam waktu dekat dewan akan mengagendakan rapat gabungan bersama pemerintah daerah, PT Air Minum Bersujud, dan aparat penegak hukum. Rapat itu membahas dampak pertambangan emas di bagian hulu sungai yang menyebabkan kualitas air baku menurun akibat tingginya sedimentasi lumpur.
Akibat kondisi tersebut, proses penjernihan air memakan waktu lebih lama sehingga air yang diterima masyarakat di bagian hilir sungai menjadi keruh.
Editor : Arif Subekti