RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, AMUNTAI – Upaya Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mengembangkan sektor wisata religi mulai mendapat perhatian pemerintah pusat. Bupati HSU, H Sahrujani, bertemu langsung dengan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI, Nusron Wahid di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, Sahrujani menyampaikan usulan pengembangan kawasan makam ulama kharismatik asal HSU, HM Hanafiah atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai Kiai Kacamata.
Bupati datang didampingi Kepala Dinas PUPR HSU, Amos Silitonga. Ia menjelaskan, makam Kiai Kacamata memiliki nilai sejarah, religi, dan budaya yang besar bagi masyarakat Banjar maupun Kalimantan Selatan.
“Keberadaan makam Kiai Kacamata sangat penting bagi masyarakat kami. Kami berharap kawasan tersebut dapat direnovasi dan ditata dengan baik agar menjadi destinasi wisata religi unggulan di Hulu Sungai Utara,” ujar Sahrujani kepada media ini, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, pengembangan kawasan makam bukan sekadar menjaga warisan sejarah ulama Banua, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata serta menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Sosok Mohammad Hanafiah atau Kiai Kacamata dikenal sebagai ulama kharismatik asal HSU. Ia juga tercatat pernah menjabat Menteri Negara Urusan Agraria Republik Indonesia pada 1953–1954 di era pemerintahan Soekarno.
Tokoh Banua tersebut menjadi salah satu figur asal Kalimantan Selatan yang pernah duduk di kabinet pemerintahan nasional.
Dalam kesempatan itu, Sahrujani juga meminta dukungan Kementerian ATR/BPN terkait penataan kawasan serta legalitas lahan agar pengembangan wisata religi tersebut dapat berjalan optimal.
Tak hanya menyampaikan usulan, Sahrujani juga mengundang Nusron Wahid untuk datang langsung ke HSU melihat potensi wisata religi dan sejarah yang dimiliki daerah tersebut.
“Kami harap Bapak Menteri bisa berkunjung ke Hulu Sungai Utara agar dapat melihat langsung potensi wisata religi dan sejarah di daerah kami,” tambahnya.
Ajakan tersebut langsung disambut positif oleh Nusron Wahid.
“Insyaallah siap datang ke Hulu Sungai Utara, nanti akan kita agendakan,” ujar Nusron sebagaimana disampaikan bupati.
Pertemuan di Jakarta itu menjadi bagian dari langkah Pemkab HSU dalam memperjuangkan pembangunan daerah sekaligus melestarikan sejarah serta tokoh besar asal Banua.
Editor : Eddy Hardiyanto