Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Konsolidasi PAN Banjarbaru: Soroti Makan Bergizi Gratis hingga Krisis Sampah

Sheilla Farazela • Senin, 11 Mei 2026 | 16:16 WIB
KONSOLIDASI: PAN Banjarbaru bersama Dewan Pakar PAN, Hanif Faisol Nurofiq, saat melaksanakan konsolidasi internal di Sekretariat PAN Banjarbaru. (EMI UNTUK RADAR BANJARMASIN)
KONSOLIDASI: PAN Banjarbaru bersama Dewan Pakar PAN, Hanif Faisol Nurofiq, saat melaksanakan konsolidasi internal di Sekretariat PAN Banjarbaru. (EMI UNTUK RADAR BANJARMASIN)
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Banjarbaru - Sejumlah isu strategis daerah menjadi topik pembahasan dalam konsolidasi yang dihadiri Dewan Pakar DPP PAN, Hanif Faisol bersama kader dan pengurus DPD PAN Kota Banjarbaru di Sekretariat PAN Banjarbaru, Jalan Karang Rejo.
Ketua DPD PAN Kota Banjarbaru, Emi Lasari saat dikonfirmasi pada Senin (11/5) menyebutkan bahwa sejumlah persoalan tersebut mulai dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan dan protein, Koperasi Merah Putih, hingga pengelolaan sampah.
“Kehadiran beliau (Hanif) selain untuk silaturahmi juga dalam rangka konsolidasi bersama kader dan pengurus PAN Banjarbaru,” ujarnya
Pada pembahasan tersebut, terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis menjadi perhatian masyarakat khususnya mengenai kualitas makanan serta pengelolaan limbah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Program makan bergizi gratis menjadi fokus diskusi. Ada beberapa masukan masyarakat terkait kualitas makanan hingga pengelolaan limbah SPPG, isu swasembada pangan dan protein juga menjadi perhatian," ungkapnya. 
PAN, kata Emi mendorong agar program kementerian dapat dimaksimalkan melalui pemberdayaan masyarakat, termasuk pendampingan budidaya ikan sebagai salah satu upaya penguatan ketahanan protein.
Tak hanya itu, perkembangan program Koperasi Merah Putih di Banjarbaru juga turut dibahas. Disebutkan, koperasi tersebut telah terbentuk di 20 kelurahan dan diharapkan dapat terus dikawal oleh kader partai agar berjalan maksimal di masyarakat.
“Bagaimana posisi kader partai dalam mengawal program-program pemerintah ini agar benar-benar berjalan dan menyentuh masyarakat juga menjadi pembahasan penting,” tambahnya.
Dalam konsolidasi tersebut, kader PAN juga diminta aktif menyampaikan perkembangan dan persoalan di lapangan kepada struktur partai untuk diteruskan ke pemerintah pusat sebagai bahan evaluasi dan laporan.
Selain isu pangan dan ekonomi masyarakat, persoalan pengelolaan sampah di Kota Banjarbaru juga menjadi perhatian serius dalam diskusi tersebut.
Produksi sampah di Banjarbaru saat ini mencapai sekitar 190 hingga hampir 200 ton per hari, sementara kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) regional disebut sudah mengalami over kapasitas.
Karena itu, kader PAN didorong ikut terlibat dalam edukasi dan pembentukan kader pemilah sampah di masyarakat.
“Beliau meminta kader-kader PAN bisa melakukan pembekalan dan pelatihan untuk membentuk kader pemilah sampah. Karena Banjarbaru juga harus serius memperhatikan pengelolaan sampah,” jelasnya.
Melalui agenda konsolidasi tersebut, PAN berharap kader partai dapat terus berperan aktif mengawal kebijakan strategis pemerintah, melakukan monitoring persoalan di lapangan.
"Serta memastikan program-program prioritas benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di tengah kondisi inflasi saat ini," pungkasnya.
Editor : Sutrisno
#banjarbaru #PAN