Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Komisi II DPRD Tala Pantau Pasar Hewan Sarang Halang ! Pastikan Stok Kurban Aman Jelang Iduladha

Norsalim Yahya • Senin, 11 Mei 2026 | 13:14 WIB
BERBINCANG: Ketua Komisi II DPRD Tala Agus Prasetya saat berbincang dengan peternak sapi di Rumah Potong dan Pasar Hewan (RPPH) Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Senin (11/5/2026).
BERBINCANG: Ketua Komisi II DPRD Tala Agus Prasetya saat berbincang dengan peternak sapi di Rumah Potong dan Pasar Hewan (RPPH) Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Senin (11/5/2026).

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, PELAIHARI - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Komisi II DPRD Tanah Laut (Tala) turun langsung memantau aktivitas jual beli ternak di Rumah Potong dan Pasar Hewan (RPPH) Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari, Senin (11/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan ketersediaan hewan kurban tetap aman sekaligus mengecek kesiapan fasilitas penunjang di pasar hewan terbesar di Tala itu.

Rombongan dipimpin Ketua Komisi II DPRD Tala, H Agus Prasetya, bersama sejumlah anggota dewan. Kedatangan mereka disambut jajaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Tala serta Kepala UPT RPPH Sarang Halang, Ferliansyah.

Dalam peninjauan itu, dewan memeriksa sejumlah fasilitas penting, mulai dari akses jalan masuk, area penyemprotan disinfektan, lokasi bongkar muat sapi, tempat parkir, timbangan ternak hingga galangan sapi dan kambing.

H Agus Prasetya mengatakan pihaknya sengaja turun langsung ke lapangan untuk memastikan aktivitas pasar hewan berjalan optimal menjelang Iduladha.

Namun di balik meningkatnya transaksi ternak, DPRD Tala juga menyoroti tantangan serius yang dihadapi peternak lokal. Persaingan dengan sapi kiriman dari luar pulau dinilai semakin ketat karena dijual dengan harga lebih murah.

“Ini menjadi tantangan bagi peternak lokal. Karena itu kualitas peternakan harus terus ditingkatkan agar mampu bersaing di pasar umum,” ujarnya.

Menurut Agus, salah satu solusi yang perlu didorong adalah pengembangan pola peternakan komunal agar produksi dan kualitas sapi lokal semakin meningkat.

“Harapannya sapi lokal nantinya bisa lebih mendominasi pasar hewan,” katanya.

Hal senada disampaikan anggota Komisi II DPRD Tala, Ridha Hayani. Ia menilai sektor peternakan sapi di Tala masih memiliki peluang besar untuk berkembang karena kebutuhan sapi potong di Kalimantan Selatan terus meningkat setiap tahun.

Ridha mengungkapkan, sapi kiriman dari luar pulau seperti Nusa Tenggara Timur rutin masuk ke Pasar Hewan Sarang Halang dengan harga lebih murah meski kualitasnya hampir setara dengan sapi lokal.

“Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi peternak lokal agar tetap mampu bersaing di tengah tingginya kebutuhan konsumsi daging sapi,” ucapnya.

Meski demikian, Ridha optimistis Tala memiliki potensi besar sebagai daerah pengembangan sapi potong. Bahkan, distribusi ternak asal Tala selama ini tidak hanya memenuhi kebutuhan Kalimantan Selatan, tetapi juga dipasarkan hingga Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Dari hasil pemantauan di lapangan, Komisi II DPRD Tala juga menemukan adanya kenaikan harga sapi kurban menjelang Iduladha akibat meningkatnya permintaan masyarakat. Kendati demikian, stok ternak dipastikan masih aman dan mencukupi.

Selain memantau ketersediaan ternak, dewan turut menyoroti sejumlah fasilitas pasar yang dinilai perlu segera dibenahi. Beberapa di antaranya jalan masuk pasar yang masih berlubang, fasilitas penyemprotan disinfektan yang belum representatif, hingga kebutuhan pembangunan gapura utama di pintu masuk kawasan.

Area parkir juga dinilai perlu ditata ulang, sementara galangan kambing diusulkan diberi atap agar ternak tetap terlindungi saat hujan.

Editor : Eddy Hardiyanto
#iduladha #komisi ii #DPRD Tala