Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Diterjang Banjir, Warga Kurau Minta Jalan Mulus dan Rumah Layak

Norsalim Yahya • Minggu, 3 Mei 2026 | 14:23 WIB
MINTA DIPERBAIKI : Inilah kondisi jalan poros Desa Kali Besar dan Handil Negara yang rusak akibat banjir awal tahun tadi. (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
MINTA DIPERBAIKI : Inilah kondisi jalan poros Desa Kali Besar dan Handil Negara yang rusak akibat banjir awal tahun tadi. (Foto : Norsalim Yahya/Radar Banjarmasin)
 
 
RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, Pelaihari - Sejumlah kebutuhan mendesak warga mengemuka dalam kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut (Tala), terutama terkait infrastruktur dasar dan hunian layak di wilayah rawan banjir.
 
Ketua DPRD Tala, H Khairil Anwar, menyerap aspirasi masyarakat saat reses di Desa Kali Besar, Kecamatan Kurau. Wilayah pesisir ini kerap terdampak banjir, terutama saat curah hujan tinggi berbarengan dengan pasang air laut.
 
Dalam dialog dengan warga, usulan yang disampaikan didominasi perbaikan infrastruktur. Masyarakat meminta peningkatan jalan lingkungan, pembangunan jalan usaha tani untuk mendukung aktivitas pertanian, serta program bedah rumah bagi warga terdampak banjir.
 
“Untuk program bedah rumah, ada sekitar enam unit yang diusulkan. Warga juga berharap desain rumah ditinggikan agar lebih aman dari banjir,” ujar Khairil, Minggu (3/5/2026).
 
Selain itu, akses jalan di wilayah Kecamatan Kurau dinilai masih terbatas dan belum memadai untuk menunjang mobilitas warga maupun distribusi hasil pertanian.
 
Khairil menjelaskan, seluruh aspirasi yang dihimpun akan dibahas dalam forum DPRD dan dirumuskan menjadi pokok-pokok pikiran dewan. Usulan tersebut kemudian disampaikan kepada satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait untuk diverifikasi dan disesuaikan dengan prioritas pembangunan.
 
“Selanjutnya akan kami bawa ke rapat paripurna DPRD, lalu diteruskan ke dinas teknis untuk ditindaklanjuti sesuai skala prioritas,” katanya.
 
Ia menambahkan, sebagian program diharapkan dapat direalisasikan pada perubahan anggaran 2026. Namun, jika belum memungkinkan, usulan tersebut akan diupayakan masuk dalam rencana kerja pemerintah daerah tahun anggaran 2027.
 
“Realisasi tetap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah, tetapi kebutuhan yang mendesak akan kami dorong agar segera ditangani,” ujarnya. (sal)
Editor : Arif Subekti
#dprd #Tanah Laut #reses #Pelaihari