Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Bursa Ketua PKB Batola Memanas, 5 Kandidat akan Jalani Fit And Proper Test

Maulana Radar Banjarmasin • Selasa, 14 April 2026 | 12:35 WIB
MUSCAB: Ketua DPC PKB Barito Kuala, H Murjani, memberikan keterangan seusai muscab.

(foto: PkB Batola untuk Radar Banjarmasin)
MUSCAB: Ketua DPC PKB Barito Kuala, H Murjani, memberikan keterangan seusai muscab. (foto: PkB Batola untuk Radar Banjarmasin)

RADARBANJARMASIN.JAWAPOS.COM, MARABAHAN - Dinamika politik internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Barito Kuala (Batola) mulai menghangat. Lima nama kini masuk dalam bursa calon Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Batola.

Hal itu disampaikan anggota DPR RI, Kaisar Abu Hanifah, saat Musyawarah Cabang (Muscab) di Hotel Aria, Rabu (8/4).

Adapun lima nama tersebut yakni Murjani (incumbent), Mujiyat, Muhran (sekretaris PKB), Rabiatul Adawiyah (bendahara), dan Jamilah (kader). Kelima kandidat ini selanjutnya akan mengikuti proses fit and proper test atau uji kelayakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menentukan ketua terpilih.

Murjani mengatakan, hasil Muscab hanya berupa rekomendasi yang akan diserahkan ke DPP. "Keputusan akhir tetap di DPP. Kita menunggu hasilnya saja," ujarnya, Senin (13/4).

Ia menegaskan, siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu mengangkat kembali marwah PKB di Barito Kuala. "Siapa pun yang terpilih, kita harus tetap loyal kepada DPP. Kalau pun saya tidak terpilih, tetap berdiri di belakang untuk membesarkan partai," tegasnya.

Murjani juga menyoroti peran Nahdlatul Ulama (NU) dalam membesarkan PKB. Menurutnya, kekuatan partai tak lepas dari basis pesantren dan akar rumput.

"PKB besar tidak lepas dari NU. Kita harus terus merawat basis di bawah, terutama pondok pesantren," katanya.

Ia optimistis PKB Batola bisa kembali meraih empat kursi DPRD pada pemilu mendatang, dengan catatan soliditas kader terus diperkuat. "Dulu kita pernah dapat empat kursi. Terakhir turun jadi satu kursi, padahal selisih suara tipis," ungkapnya.

Menurutnya, pada Pemilu Legislatif terakhir, selisih suara hanya sekitar 30 suara dari perolehan kursi tambahan. "Ini yang harus kita kejar kembali," pungkasnya.

Baca Juga: PKB Tinggalkan Voting, Ini Sistem Pemilihan Ketua DPC Terbaru

Editor: Arif Subekti

Editor : Arief
#Nahdlatul Ulama #kalimantan selatan #barito kuala #pkb