Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tingkatkan Keterwakilan Perempuan di Legislatif, Para Wanita di Kabupaten Tabalong Didorong Terjun ke Dunia Politik

Ibnu Dwi Wahyudi • Jumat, 3 April 2026 | 15:32 WIB
KAUM HAWA:Para wanita di Kabupaten Tabalong diharapkan dapat terlibat aktif dalam politik praktis. (Foto:Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin)
KAUM HAWA:Para wanita di Kabupaten Tabalong diharapkan dapat terlibat aktif dalam politik praktis. (Foto:Ibnu Dwi Wahyudi/Radar Banjarmasin)

TANJUNG - Para wanita di Kabupaten Tabalong, khususnya yang terjun dalam organisasi kewanitaan, didorong masuk dalam ranah politik praktis. 

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinas Sosial P3AP2KB) Kabupaten Tabalong, Syam'ani, Jumat (3/4/2026). 

Langkah itu diambil untuk meningkatkan partisipasi politik pada wanita, karena kurangnya persentase keterwakilan kaum hawa di parlemen.

Baca Juga: Banua Criterium Challenge 2026 Siap Digelar di Banjarbaru, Terbuka untuk Umum hingga Atlet Sepeda Profesional

"Kalau melihat dari keterwakilan perempuan di legislatif kita masih belum mencapai 30 persen, masih berkisar di 27 persen," katanya.

Untuk mewujudkannya, Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Tabalong telah menggelar sosialisasi terkait hal tersebut dengan menghadirkan sejumlah organisasi wanita di Tabalong.

Beberapa diantaranya Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Tim Penggerak Pembedayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), hingga Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara).

Baca Juga: Pastikan Tak Ada Titipan, Kapolres HSU Awasi Ketat Rikmin Awal Casis Polri 2026

Syam'ani menyebut semua organisasi itu diberi pemahaman dan kesadaran pentingnya partisipasi perempuan dalam bidang politik dan proses pengambilan keputusan pembangunan.

"Sosialisasi ini menambah wawasan mengenai pentingnya peran perempuan dalam politik, agar mereka mampu menjadi agen perubahan dalam mendorong partisipasi perempuan di lingkungan organisasi maupun masyarakat," terangnya.

Agar dapat dipahami dengan baik, Syam'ani melibatkan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tabalong, anggota legislatif wanita, dan dosen STIA Bina Banua Banjarmasin untuk berdiskusi dengan para anggota organisasi wanita tersebut. 

Baca Juga: Ibadah Jumat Agung di Amuntai Berlangsung Aman di Bawah Pengawasan Polisi, Jemaat Dicek dengan Metal Detector

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tabalong, Desi Suryanti mengatakan peran perempuan dalam pembangunan tidak dapat dipandang sebelah mata. 

"Perempuan memiliki potensi besar, tidak hanya dalam lingkup keluarga, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, termasuk di dalam bidang politik," cetusnya.

Menurutnya, partisipasi perempuan dalam politik merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan demokrasi yang inklusif dan berkeadilan. 

Baca Juga: Wujudkan Digitalisasi Sekolah, Seluruh SD dan SMP di Kabupaten HSS Kini Dilengkapi Papan Tulis Pintar

"Kehadiran perempuan dalam proses pengambilan keputusan akan memperkaya perspektif, memperkuat kebijakan yang responsif gender, serta memastikan bahwa kepentingan perempuan dan keluarga dapat terakomodasi dengan baik," ujarnya.

Editor : Fauzan Ridhani
#tanjung #organisasi wanita #Kabupaten Tabalong #politik praktis #dinas sosial