Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Komisi III DPRD HSU: Serapan Anggaran Lambat, Air Bersih Perlu Pembenahan

M Akbar Radar Banjarmasin • Minggu, 29 Maret 2026 | 13:11 WIB

KELUHAN: Ketua Komisi III DPRD HSU Munawari saat mencecar pertayaan pada Dinas PUPR dan PT Tirta Agung Amuntai di ruang rapat DPRD, membahas percepatan serapan anggaran dan peningkatan kualitas layana
KELUHAN: Ketua Komisi III DPRD HSU Munawari saat mencecar pertayaan pada Dinas PUPR dan PT Tirta Agung Amuntai di ruang rapat DPRD, membahas percepatan serapan anggaran dan peningkatan kualitas layana

AMUNTAI – Komisi III DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mendorong percepatan serapan anggaran sekaligus peningkatan kualitas layanan air bersih. Dua isu itu mengemuka dalam rapat kerja bersama mitra, di ruang rapat DPRD HSU.

Rapat dipimpin Ketua DPRD HSU H. Fadilah. Selanjutnya, Ketua Komisi III Munawari memaparkan tujuan pertemuan, yakni menggali informasi program kerja serta kendala di lapangan.

“Kami ingin mendapat gambaran yang jelas terkait program dan permasalahan yang dihadapi, agar bisa ikut mencarikan solusi,” ujarnya Jumat (27/3/2026).

Pada agenda pertama, PT Tirta Agung Amuntai melalui Pelaksana Tugas (Pjs) Direktur M. Nasrullah memaparkan rencana peningkatan kualitas air bersih. Salah satunya, pengembangan jaringan distribusi yang dijadwalkan mulai Mei hingga Juni.

Pengembangan tersebut meliputi jalur Telaga Silaba ke Jumba dan Palimbangan, serta dari Banjang menuju kawasan perkotaan.

Selain itu, perusahaan telah mengoperasikan instalasi pengolahan air (water treatment plant/WTP) berkapasitas 100 liter per detik untuk melayani ribuan pelanggan.

“Kami juga rutin menggunakan bahan polimer dan melakukan penelitian. Hingga Februari 2026, kualitas air menunjukkan tren membaik,” jelasnya.

Meski demikian, DPRD mengingatkan agar pengembangan jaringan tidak mengganggu pelayanan yang sudah berjalan. “Kami mendukung, tetapi pelayanan kepada masyarakat harus tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

Sorotan juga datang dari anggota Komisi III Hj. Erlyn. Ia mengungkapkan masih banyak keluhan warga terkait distribusi air, terutama di wilayah perkotaan.

“Pipa lama belum diganti, sehingga air sulit keluar. Bahkan di kota, masyarakat masih harus menggunakan mesin untuk mendapatkan air,” ujarnya.

Pihak PT Tirta Agung mengakui adanya keluhan air keruh. Ke depan, mereka berencana menggandeng akademisi dan tenaga profesional guna meningkatkan kualitas air secara berkelanjutan.

Sementara itu, pada agenda kedua, Dinas PUPR memaparkan progres serapan anggaran. Kepala Dinas PUPR Amos menyebut tahap perencanaan telah rampung, sedangkan sejumlah paket aspirasi masih berproses.

Ia juga mengungkapkan proyek Kantor Ketahanan Pangan telah diputus kontraknya dan akan dilelang ulang. Adapun proyek di Dinas Sosial tetap berjalan karena rekanan dinilai responsif.

Menutup rapat, Ketua DPRD HSU H. Fadilah menegaskan pentingnya tindak lanjut konkret.

“Semua sudah disampaikan, tinggal aksi. Kami harap berjalan sesuai rencana,” jelasnya.

Editor : Arif Subekti
#HSU #Peningkatan #air bersih #keluhan