Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dari Lumpur Sawah ke Kursi Parlemen, Ini Pesan Singkat Orang Tua yang Menjadi Jimat Hidup Rahmad

Jumain Radar Banjarmasin • Kamis, 12 Maret 2026 | 10:22 WIB

PEKERJA KERAS: Rahmad Anggota DPRD Kotabaru dari Fraksi PAN.
PEKERJA KERAS: Rahmad Anggota DPRD Kotabaru dari Fraksi PAN.

KOTABARU - Bagi sebagian orang, garis tangan ditentukan oleh nasab. Namun bagi Rahmad, Anggota DPRD Kotabaru dari Fraksi PAN ini, garis tangan adalah hasil dari kepalan tinju perjuangan dan doa restu orang tua yang tak pernah putus.

Lahir dari rahim seorang ibu di keluarga eks transmigrasi, masa kecil Rahmad karib dengan bau lumpur dan terik matahari di pematang sawah.

Sebagai anak petani, mimpi tinggi seringkali dianggap kemewahan yang tak terjangkau. Namun, ada satu jimat yang selalu ia bawa di kantong batinnya. Yaitu sebuah pesan singkat dari orang tuanya. "Nak, jadilah orang yang berguna untuk orang banyak," demikian Rahmad menirukan ucapan orangtuanya.

Kalimat sederhana itu bukan sekadar pesan, melainkan kompas yang menuntun langkahnya melewati kerikil tajam kehidupan.

Sebelum mengenakan setelan rapi di gedung dewan, Rahmad adalah petarung jalanan dalam arti yang positif. Ia tak malu melakoni peran apa pun demi menyambung hidup dan mengejar mimpi.

Ia pernah berkeliling menjajakan dagangan, merasakan getirnya menjadi karyawan swasta, hingga mendedikasikan diri menjadi seorang guru untuk mencerdaskan anak-anak di pelosok.

"Saya hanya anak petani yang bermimpi tinggi. Ternyata, Tuhan membukakan jalan setapak demi setapak," kenangnya dengan mata berkaca-kaca mengingat masa sulit, Kamis (12/3/2026).

Perjalanannya di dunia pengabdian publik pun dimulai dari nol. Ia tidak melompat langsung ke atas.

Rahmad memulai langkahnya dari Sekdes pengurus organisasi yang ada di desa, Kepala Desa (Kades), hingga akhirnya takdir membawanya duduk di kursi DPRD Kabupaten Kotabaru saat ini.

Transformasi dari seorang anak petani eks transmigrasi menjadi wakil rakyat adalah bukti nyata bahwa kerja keras yang dibalut doa orang tua mampu menembus batas kemustahilan.

Di setiap Rapat Paripurna atau kunjungan ke desa-desa terpencil, wajah kedua orang tuanya dan pesan menjadi orang berguna selalu menjadi bahan bakar semangatnya.

Kini, sosok yang dulu akrab dengan cangkul itu, tengah memegang pena untuk menandatangani kebijakan bagi kesejahteraan warga Bumi Saijaan.

Rahmad membuktikan bahwa menjadi orang berguna tidak harus lahir dari kemewahan, tapi lahir dari niat tulus untuk mengabdi.

Editor : Fauzan Ridhani
#Anak Petani #garis tangan #orang tua #doa restu #fraksi pan #DPRD Kotabaru