Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Drainase Pasar Bauntung Tersumbat, Limbah Meluap dan Timbulkan Bau Menyengat

Sheilla Farazela • Minggu, 8 Maret 2026 | 15:20 WIB

TERSUMBAT - Aliran drainase Pasar Bauntung Banjarbaru di Jalan RO Ulin Banjarbaru tersumbat dan mengeluarkan bau tak sedap (Sheilla /Radar Banjarmasin)
TERSUMBAT - Aliran drainase Pasar Bauntung Banjarbaru di Jalan RO Ulin Banjarbaru tersumbat dan mengeluarkan bau tak sedap (Sheilla /Radar Banjarmasin)

BANJARBARU – Kondisi drainase pembuangan limbah di kawasan Pasar Bauntung, Kelurahan Loktabat Selatan, Kota Banjarbaru, kembali dikeluhkan warga.

Saluran yang tersumbat membuat air limbah meluap hingga menimbulkan bau menyengat di sekitar lokasi pasar.

Pantauan di lapangan, air limbah yang mengalir di drainase Jalan RO Ulin, tepat di depan Pasar Bauntung, tampak berwarna hitam dan berbuih. Bau tidak sedap juga tercium cukup kuat hingga mengganggu aktivitas warga maupun pengunjung pasar.

Salah seorang warga sekitar, Endang (49), mengatakan luapan limbah dari pasar kerap terjadi akibat saluran drainase yang mampet.

“Air limbah dari pasar itu sering meluap lewat drainase. Warnanya hitam dan baunya sangat menyengat,” ujarnya, Minggu (8/3).

Menurut Endang, kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama. Ia mengaku bersama warga lainnya telah melaporkan persoalan itu kepada pihak pengelola pasar, namun hingga kini belum ada penanganan yang signifikan.

“Sudah lama drainasenya mampet. Kami juga sudah melapor ke pengelola pasar, tapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut,” katanya.

Ia menyebutkan, limbah dari aktivitas pedagang di Pasar Bauntung kerap menimbulkan bau tidak sedap di lingkungan sekitar. Kondisi itu semakin parah saat hujan turun karena saluran drainase tidak mampu menampung debit air.

Endang khawatir jika kondisi tersebut terus dibiarkan, selain mengganggu kenyamanan berbelanja juga berpotensi menimbulkan masalah kesehatan bagi warga dan pedagang.

“Kalau terus dibiarkan tentu tidak nyaman bagi pembeli maupun pedagang. Kami khawatir juga bisa menjadi sumber penyakit,” ucapnya.

Keluhan serupa turut mendapat perhatian Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarbaru, Siska Monalisa. Ia meminta pengelola pasar melakukan perawatan serta pembersihan drainase secara rutin agar limbah tidak meluap ke badan jalan.

Menurutnya, pengelolaan air limbah pasar harus menjadi perhatian serius agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun pedagang.

“Jika tidak dibersihkan secara rutin, air bisa meluap ke badan jalan dan tentu mengganggu aktivitas di pasar maupun masyarakat sekitar,” ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu juga menegaskan perlunya peran aktif dinas teknis terkait untuk memastikan fungsi drainase tetap berjalan dengan baik.

Ia mendorong koordinasi yang lebih intens antara organisasi perangkat daerah (OPD) dengan pengelola pasar agar permasalahan tersebut dapat ditangani secara menyeluruh.

“Mungkin perlu dilakukan pengerukan terlebih dahulu agar aliran air kembali lancar. Selain itu juga harus ada pembagian tugas yang jelas antara OPD terkait dan pengelola pasar agar persoalan ini tidak terus berulang,” pungkasnya.

Editor : Arif Subekti
#limbah #banjarbaru #Tersumbat #Drainase