MARABAHAN - Kekurangan dokter spesialis di RSUD Abdul Aziz Marabahan Hospital mendapat sorotan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Kuala, Hj Arfah.
Politisi yang juga menjabat Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Barito Kuala itu menegaskan, persoalan minimnya dokter spesialis bukanlah hal baru, melainkan masalah lama yang hingga kini belum tertangani secara maksimal.
"Persoalan kekurangan dokter spesialis di RSUD Abdul Aziz Marabahan bukanlah masalah baru," tegas Hj Arfah, Selasa (17/2).
Menurutnya, keterbatasan tenaga dokter spesialis sudah terjadi sejak lama dan hingga kini belum teratasi secara optimal.
"Ini bukan persoalan sekarang saja. Dari dulu memang jumlah dokter spesialis di Batola sangat terbatas, bahkan bisa dihitung dengan jari," ujarnya.
Ia menyebut, salah satu penyebab utama minimnya dokter spesialis adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di daerah, ditambah anggaran kesehatan yang belum memadai untuk menunjang peningkatan kompetensi dokter, khususnya pendidikan dokter spesialis.
DPRD Batola, lanjutnya, mendorong pemerintah daerah agar berani mengalokasikan anggaran untuk biaya pendidikan dokter spesialis. Namun, dukungan tersebut harus disertai dengan komitmen kuat.
"Kami mendorong pembiayaan pendidikan dokter spesialis, dengan catatan setelah selesai mereka wajib mengabdi minimal 10 tahun di daerah," tegasnya.
Hj Arfah juga menyinggung pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya, di mana program pembiayaan pendidikan dokter oleh pemerintah daerah tidak berjalan sesuai harapan.
"Ada yang setelah selesai pendidikan justru tidak kembali atau tidak sesuai perjanjian, sehingga daerah yang dirugikan," katanya.
Selain itu, Arfah menyampaikan bahwa besaran insentif dokter di Batola masih tergolong rendah dibandingkan daerah lain. Kondisi ini dinilai turut memengaruhi minat dokter spesialis untuk bertugas di daerah.
"Untuk insentif memang kita akui masih rendah dibandingkan daerah lain. Ini perlu menjadi perhatian serius," ujarnya.
Karena itu, DPRD Batola mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan insentif bagi dokter spesialis, sebagai salah satu upaya menarik dan mempertahankan tenaga medis profesional agar bersedia mengabdi di RSUD RSUD Abdul Aziz Marabahan.
"Dengan langkah tersebut, diharapkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Batola dapat terus ditingkatkan," ucapnya.
Editor : Arief