AMUNTAI - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar tiga rapat komisi secara bersamaan di Gedung DPRD HSU, Kamis (5/2/2026).
Rapat tersebut membahas sejumlah agenda strategis pembangunan daerah, mulai dari perencanaan desa, penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga program kerja serta layanan publik tahun 2026.
Rapat Komisi I berlangsung di Ruang Rapat Gedung Baru Lantai 2 dan dipimpin Wakil Ketua Komisi I Abd. Rahman. Turut hadir Wakil Ketua I DPRD HSU Mawardi, anggota Komisi I Sahrawardi, para camat dari Kecamatan Sungai Tabukan, Sungai Pandan, Babirik, Danau Panggang, dan Paminggir, serta jajaran kepala seksi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, para camat memaparkan hasil verifikasi usulan perencanaan desa di masing-masing wilayah, meliputi usulan yang disetujui, perlu perbaikan, maupun dibatalkan.
Camat Sungai Pandan Fajrianur menyampaikan bahwa dari 33 desa terdapat 130 usulan pembangunan.
Dari jumlah tersebut, 84 usulan disetujui awal oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbang), 20 usulan memerlukan perbaikan, dan 20 usulan dibatalkan karena dugaan kesalahan penginputan data.
“Dari 130 usulan yang masuk, sebagian besar telah diverifikasi. Namun, masih ada usulan yang perlu perbaikan dan beberapa dibatalkan karena kesalahan penginputan data,” ujar Fajriyanur.
Anggota Komisi I DPRD HSU Sahrawardi meminta penjelasan lebih lanjut untuk memastikan akurasi data serta keberlanjutan perencanaan pembangunan desa.
“Kami meminta penjelasan rinci agar data yang digunakan benar-benar akurat sehingga perencanaan pembangunan desa dapat berjalan berkelanjutan,” katanya.
Pada waktu yang sama, Komisi II DPRD HSU menggelar rapat di Ruang Komisi II Lantai 1. Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II H. Mukhsin Haita bersama anggota komisi tersebut membahas Kamus Program dan Kegiatan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskuperindag) dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Tahun 2027.
Anggota Komisi II DPRD HSU Junaidi memberikan sejumlah masukan terkait penguatan UMKM dan promosi produk lokal.
“Fasilitasi UMKM harus dilakukan secara berkelanjutan setiap tahun, termasuk mendorong penggunaan produk lokal oleh perangkat daerah,” ujarnya
Menurut Junaidi, digitalisasi pemasaran juga menjadi langkah penting untuk meningkatkan daya saing pelaku usaha.
“Digitalisasi pemasaran akan membantu memperluas pasar UMKM sekaligus berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” tambahnya.
Editor : Arif Subekti