Evaluasi tersebut dilakukan dalam rapat kerja dengan fokus pada capaian kinerja tahun 2025, rencana kerja (Renja) 2026, serta tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027.
Berdasarkan hasil pembahasan, Komisi III mencatat kinerja Bapperida sepanjang 2025 tergolong tinggi. Realisasi fisik program mencapai 99,12 persen, sementara realisasi keuangan berada di angka 84,27 persen.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Tala, Dadang Imanudin, menilai capaian tersebut menunjukkan konsistensi pelaksanaan program, meski tetap diperlukan peningkatan pada aspek penyerapan anggaran.
“Secara umum kinerjanya cukup baik, namun optimalisasi realisasi keuangan tetap perlu menjadi perhatian,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Untuk tahun anggaran 2026, Renja Bapperida disusun dengan menyesuaikan kebijakan efisiensi anggaran. Total Daftar Pelaksanaan Anggaran (DPA) yang ditetapkan mencapai Rp12,73 miliar.
Komisi III juga memastikan proses penyusunan RKPD 2027 berjalan sesuai jadwal. Arah perencanaan difokuskan pada penguatan sumber daya manusia serta pengembangan sektor unggulan daerah yang dinilai memiliki dampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi.
Selain itu, Komisi III menekankan pentingnya sinkronisasi pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) agar sejalan dengan hasil musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) dan kemampuan fiskal daerah.
“Perencanaan harus tepat sasaran dan realistis. Sinkronisasi antara pokir DPRD dan musrenbang menjadi kunci agar program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Dadang.
Dalam rapat tersebut, Komisi III juga mendorong Bapperida untuk memperkuat kajian mitigasi bencana serta menempatkan pembangunan infrastruktur dasar sebagai prioritas utama dalam perencanaan strategis daerah.
“Mitigasi bencana dan infrastruktur dasar menyangkut keselamatan serta kebutuhan dasar masyarakat, sehingga harus mendapat perhatian serius,” pungkasnya.
Editor : Sutrisno