Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Komisi I DPR RI Kunjungi Korem 101/Antasari, Bahas Persiapan Pembangunan Kodam dan Penanganan Banjir

Maulana Radar Banjarmasin • Rabu, 28 Januari 2026 | 14:55 WIB

KUNJUNGAN KERJA: Tim Komisi I DPR RI disambut jajaran korem saat tiba di Markas Korem 101/Antasari, Banjarmasin.//Maulana
KUNJUNGAN KERJA: Tim Komisi I DPR RI disambut jajaran korem saat tiba di Markas Korem 101/Antasari, Banjarmasin.//Maulana

BANJARMASIN-Markas Korem 101/Antasari menerima kunjungan Tim Komisi I DPR RI, Rabu (28/1/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kunjungan kerja spesifik Komisi I DPR RI ke Kalimantan Selatan.


Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dr Sukamta, didampingi sekitar 10 anggota Komisi I DPR RI. Turut hadir dalam rombongan, Bambang Hery Purnama, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kalimantan Selatan dari Partai Golkar.


Hampir dua jam lebih terpantau pertemuan berlangsung di gedung kerja utama korem. Ada beberapa poin kegiatan kunjungan kerja yang dibahas, di antaranya terkait persiapan pembangunan Kodam serta kesiapan Korem dalam menghadapi bencana alam di Kalimantan Selatan.


Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dr Sukamta, menjelaskan kunjungan ke Korem 101/Antasari bertujuan untuk melihat langsung perkembangan satuan pasca perpindahan komando dari Kodam VI/Mulawarman ke Kodam XXII Tambun Bungai.


"Kunjungan ke Korem 101/Antasari ini pertama kami ingin melihat perkembangan setelah perpindahan komando. Kedua, kami ingin melihat kesiapan Korem dalam menghadapi bencana alam yang frekuensinya relatif tinggi di Kalsel, terutama banjir," ujarnya.


Selain itu, Komisi I DPR RI juga meninjau kesiapan organisasi dan sarana prasarana Korem 101/Antasari dalam rencana pengembangan markas dan struktur organisasi pada 2027 mendatang.


Sukamta menambahkan, secara umum kesiapan Korem 101/Antasari bersama 11 Kodim di Kalimantan Selatan dinilai dalam kondisi baik. Mulai dari kesiapan personel, perawatan satuan, hingga pelatihan pasukan.


"Kalsel juga memiliki batalyon yang beberapa kali dikirim bertugas ke Papua. Dari sisi pelatihan cukup memadai dan pelaksanaan tugas di sana juga berjalan dengan baik," katanya.


Meski demikian, Komisi I DPR RI mencatat masih terdapat beberapa kekurangan, khususnya terkait keterbatasan peralatan penunjang penanganan bencana.


"Catatan-catatan tersebut sudah kami tuangkan dalam laporan tertulis untuk selanjutnya disampaikan ke Komisi I DPR RI agar bisa diperjuangkan, termasuk dukungan kelengkapan dari Panglima TNI untuk Korem 101/Antasari," jelasnya.


Sementara itu, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menyampaikan Korem 101/Antasari terus mendukung program pemerintah, termasuk program Asta Cita.


"Alhamdulillah Korem terus mendukung program pemerintah, mulai dari program makan bergizi, koperasi Merah Putih, hingga rencana perbaikan dan pembangunan jembatan di wilayah sekolah yang membutuhkan akses," ungkapnya.


Ilham juga mengutarakan persoalan bencana tahunan di Kalimantan Selatan kepada komisi 1 DPR-RI, seperti kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta banjir.


"Kami sudah memiliki material penanganan bencana, namun masih terbatas. Kondisi ini sudah kami laporkan dan mudah-mudahan mendapat dukungan materiil untuk penanganan banjir dan karhutla," ujarnya.


Anggota DPR RI Dapil I Kalimantan Selatan, Bambang Hery Purnama, menegaskan Komisi I DPR RI berkomitmen mendukung penguatan sarana dan prasarana pertahanan di wilayah Kalimantan Selatan.


"Apalagi Kalimantan Selatan merupakan wilayah penyangga Ibu Kota Negara (IKN). Kami mendorong dukungan peralatan penunjang, khususnya untuk penanganan banjir dan kebakaran, seperti alat pemadam, alat angkut, hingga alat berat untuk mendukung satuan zeni," ungkapya.

Editor : Arif Subekti
#Banjir #korem #banjarmasin #dpr ri #Kodam