AMUNTAI – DPRD Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menilai capaian prestasi atlet daerah dalam beberapa tahun terakhir merupakan hasil dari kebijakan pemerintah daerah yang mulai berpihak pada sektor olahraga.
Namun demikian, DPRD menegaskan perlunya penguatan kebijakan dan dukungan anggaran yang lebih terarah agar prestasi tersebut dapat dipertahankan dan ditingkatkan secara berkelanjutan.
Anggota Komisi II DPRD HSU, Junaidi, menyampaikan, kinerja Pemerintah Kabupaten HSU dalam pembinaan olahraga patut diapresiasi, sebagaimana terlihat dari capaian atlet pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Selatan 2025 dengan peringkat keenam.
Tentu lanjut Junaidi, raihan medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON), hingga partisipasi atlet HSU pada ajang internasional, terharu atlet sepeda HSU yang meraih juara di ajang Mountain Bike Internasional di Thailand dan event lainnya memacu atlet untuk terus berprestasi.
“Prestasi ini menunjukkan bahwa kebijakan pembinaan olahraga mulai berjalan dengan arah yang jelas. Namun DPRD memandang perlu adanya penguatan kebijakan yang lebih sistematis dan berjangka panjang,” ujar Junaidi pada media ini, Kamis (15/1/2026).
Menurutnya, DPRD HSU dalam fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan memiliki kepentingan untuk memastikan bahwa sektor olahraga mendapatkan perhatian yang proporsional dalam perencanaan pembangunan daerah.
Ia menilai dukungan anggaran, fasilitasi kompetisi, serta keberpihakan regulasi menjadi instrumen penting dalam mendorong olahraga prestasi.
Junaidi menegaskan, DPRD HSU mencermati masih adanya sejumlah persoalan struktural yang perlu segera dibenahi, antara lain keterbatasan sarana dan prasarana olahraga berstandar nasional dan internasional, kesejahteraan atlet dan pelatih yang belum optimal, pembinaan usia dini yang belum merata, serta sistem regenerasi atlet yang belum terbangun secara terencana.
“Oleh karena itu, DPRD mendorong pemerintah daerah untuk menyusun peta jalan pembinaan olahraga daerah yang terintegrasi dari usia dini hingga atlet elite, berbasis data prestasi dan pendekatan sport science,” tegasnya.
Selain itu, DPRD HSU juga mendorong agar pembangunan dan revitalisasi fasilitas olahraga menjadi prioritas dalam rencana kerja pemerintah daerah dan pembahasan anggaran, termasuk peningkatan kesejahteraan atlet dan pelatih melalui skema insentif, jaminan kesehatan, serta bentuk perlindungan sosial lainnya.
Dalam konteks tata kelola, Junaidi menekankan pentingnya penguatan peran organisasi olahraga, khususnya koordinasi antara pemerintah daerah, KONI, dan induk cabang olahraga, agar pembinaan berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
“DPRD juga mendorong peningkatan jam tanding atlet melalui keikutsertaan aktif dalam kejuaraan regional dan nasional, serta membuka ruang kolaborasi dengan dunia pendidikan dan sektor swasta melalui sponsorship dan program CSR,” tambahnya.
Junaidi menegaskan bahwa prestasi olahraga bukan semata-mata capaian teknis, tetapi bagian dari kebijakan publik dan investasi jangka panjang daerah.
Dengan komitmen politik yang kuat dari pemerintah daerah dan DPRD, olahraga HSU diharapkan tidak hanya berprestasi, tetapi juga menjadi identitas dan kebanggaan masyarakat.
Sebelumnya, Atlet sepeda asal HSU), Melinda Ayu Putri, yang mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah internasional.
Dimana Melinda berhasil meraih Juara I pada ajang 2026 Thailand Mountain Bike Cup untuk kategori Women Junior yang digelar di Thailand.
Editor: Arif Subekti
Editor : Arief