BATULICIN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tanah Bumbu mulai menggerakkan mesin organisasi.
Awal Januari ini, partai berlambang banteng tersebut menggelar rapat penjaringan kepengurusan Pengurus Anak Cabang (PAC) di seluruh kecamatan.
Proses ini ditargetkan tuntas pertengahan 2026.
Penjaringan dilakukan menyusul berakhirnya masa bakti kepengurusan PAC sebelumnya, sesuai dengan surat keputusan partai.
“Penjaringan ini bertujuan untuk menetapkan kepengurusan PAC di setiap kecamatan karena kepengurusan yang ada telah habis masa baktinya,” ujar Wakil Sekretaris Bidang Program DPC PDI Perjuangan Tanah Bumbu, Hery Sahmawati, Kamis (8/1/2026).
Seluruh tahapan penjaringan mengacu pada Peraturan Partai (PP) PDI Perjuangan Nomor 1 Tahun 2025 yang ditetapkan dalam Kongres VI.
Rapat penjaringan melibatkan pengurus PAC serta Pengurus Ranting (PR) di tingkat desa dan kelurahan.
Setiap PR diwakili tujuh pengurus.
Dalam mekanismenya, setiap PR berhak mengusulkan satu hingga lima nama calon pengurus PAC.
Usulan tersebut direkap di tingkat PAC.
Lalu disampaikan ke DPC untuk dilakukan rapat penetapan calon.
Nama-nama yang lolos selanjutnya diajukan ke DPD PDI Perjuangan Kalimantan Selatan guna mengikuti uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test).
DPD kemudian menetapkan Ketua PAC beserta dua personalia inti yang akan memimpin selama lima tahun ke depan.
Rangkaian proses ditutup dengan Musyawarah Anak Cabang (Musancab), sekaligus pelantikan pengurus PAC terpilih.
DPC menargetkan seluruh tahapan rampung pada Mei–Juni 2026.
Adapun syarat calon Ketua PAC yakni memiliki KTA PDI Perjuangan minimal lima tahun, dan pernah menjabat sebagai pengurus partai.
Sementara pengurus lainnya wajib memiliki KTA minimal tiga tahun.
Di tengah proses tersebut, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tanah Bumbu, I Wayan Sudarma mengingatkan pentingnya soliditas internal partai.
“Tetap ikuti instruksi sesuai garis komando, dan jangan sampai terpecah belah,” tegasnya.
Editor : Eddy Hardiyanto