BARABAI- Komisi I DPRD Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) memanggil jajaran Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Rabu (7/1/2025).
Agendanya mengevaluasi program bedah rumah 1.000 unit yang dimulai pada tahun 2025. Para anggota DPRD mengaku banyak menerima aspirasi dari masyatakat terkait program unggulan Pemkab tersebut.
Pimpinan rapat, Salpia Riduan mengatakan tujuan utama agenda ini adalah untuk menyamakan persepsi agar masalah-masalah di lapangan bisa diantisipasi.
"Pihak dinas berjanji akan melakukan evaluasi internal," ujarnya kepada Radar Banjarmasin.
Salah satu masalah yang ditemukan seperti kualitas bahan material. Pihak Dewan berharap di tahun 2026 ini tidak lagi ada permasalahan dari pemasok barang.
"Khususnya untuk matetial atap, lantai dan dinding. Pihak penyedia atau rekanan dari Disperkimtan harus saling berkoordinasi untuk menyelesaikan masalah ini," tandasnya.
Hasil rapat tersebut DPRD juga mendapat kemudahan untuk mengusulkan rumah warga di dapil mereka masing-masing kepada Disperkimtan. Masing-masing dewan bisa mengusulkan 10 unit rumah.
"Warga ini konstituen kami, kami juga harus terlibat. Kami minta kepada masyarakat untuk bersabar di periode tahun ini, jika layak diperbaiki pasti dapat," pungkasnya.
Kepala Disperkimtan HST, Sa'dianoor mengaku tidak keberatan dengan hasil rapat tersebut. Pihaknya juga akan terus melakukan perbaikan diinternal.
"Kami sepakat saja, anggota DPRD bisa mengusulkan rumah warga yang akan dibedah. Tapi tetap kami yang melakukan verifikasi ke lapangan langsung. Jangankan 10 unit kalau memang sesuai hasil verifikasi bisa dapat lebih dari itu," jelasnya.
Editor : Arif Subekti