Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Jelang Musda Golkar Batola, 13 Pengurus Kecamatan Sepakat Dukung Syarif Faisal

Maulana Radar Banjarmasin • Jumat, 2 Januari 2026 | 21:16 WIB
KOMITMEN:Syarif Faisal dan semua ketua PK di 13 Kecamatan di Batola, usai konsulidasi.
KOMITMEN:Syarif Faisal dan semua ketua PK di 13 Kecamatan di Batola, usai konsulidasi.

MARABAHAN - Sebanyak 13 Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar di Kabupaten Barito Kuala (Batola) menyatakan tetap solid dan berkomitmen mendukung Syarif Faisal dalam Musyawarah Daerah (Musda) pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Batola.

Komitmen tersebut ditegaskan menyusul kabar akan digelarnya Musda pada 24 Januari mendatang, meski beredar informasi adanya calon lain yang telah mengantongi rekomendasi dari tingkat pusat.

Ketua PK Kecamatan Wanaraya, Niman Sobirin dan Suryani Ketua PK Kecamatan Mandastana, menegaskan bahwa dukungan penuh kepada Syarif Faisal tidak akan goyah. Menurutnya, rekomendasi yang beredar tidak membuat jajaran PK gentar.

"Kami tetap solid dan akan terus maju. Komitmen kawan-kawan sudah bulat dan disampaikan sejak awal. Dari 13 kecamatan di Batola, dukungan kepada Syarif Faisal tetap satu suara," ujarnya, seusai menggelar konsilidasi di markas DPD Partai Golkar Barito Kuala, Selasa (30/12).

Niman menambahkan, dukungan tersebut diberikan sebagai bentuk komitmen menjaga marwah Partai Golkar. Ia menegaskan seluruh proses harus berjalan sesuai aturan partai dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

"Kami ingin mengembalikan Golkar ke jalan yang benar, sesuai perintah dan aturan organisasi. Musda 24 Januari harus berjalan tanpa pembelokan yang bisa merugikan partai," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Batola, H Abdullah Hair, menjelaskan bahwa Musda sejatinya dijadwalkan paling lambat Desember. Namun, karena sejumla h pertimbangan, pelaksanaannya baru diinformasikan secara lisan oleh DPD Golkar Provinsi Kalimantan Selatan dan mengarah pada tanggal 24 Januari.

"Secara formal memang belum ada pemberitahuan tertulis, namun kami sebagai DPD kabupaten akan mempersiapkan Musda sebaik mungkin agar berjalan sesuai aturan organisasi,"katanya.

Terkait rekomendasi calon ketua, Abdullah Hair mengaku pihaknya belum menerima secara resmi dan hanya mengetahui melalui informasi visual. Ia menegaskan bahwa rekomendasi hanyalah salah satu syarat, sementara AD/ART tetap menjadi pegangan utama dalam pelaksanaan Musda.

"Golkar adalah partai besar dan tua. Musda ini harus menjadi contoh pelaksanaan organisasi yang baik dan benar, tanpa keluar dari koridor aturan," ujarnya.

Ia juga menjelaskan masa kepengurusan DPD Golkar Batola telah diperpanjang hingga Desember melalui surat edaran DPD Provinsi Kalsel. Selanjutnya, perpanjangan pengurus kecamatan juga dilakukan hingga pelaksanaan Musda dan Musyawarah Kecamatan.

"Artinya seluruh tahapan masih berjalan dalam satu kerangka yang sama dan sesuai aturan organisasi," sambungnya.

Sementar itu, Syarif Faisal menegaskan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan konsolidasi bersama jajaran pengurus kecamatan. Ia menyebut konsolidasi tersebut menjadi momentum penting dalam menyikapi dinamika menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Barito Kuala.

"Alhamdulillah, hari ini kita bisa melaksanakan konsolidasi. Tentu kita menyikapi secara bijak adanya surat rekomendasi yang dimiliki salah satu calon eksternal. Rekomendasi itu merupakan bagian dari mekanisme yang memang diatur," ujarnya.

Namun, Syarif menegaskan bahwa surat rekomendasi tidak boleh dijadikan alat untuk langsung menunjuk seseorang sebagai ketua. Ia menekankan, dalam surat rekomendasi tersebut sudah jelas disebutkan bahwa rekomendasi hanya merupakan salah satu syarat untuk maju sebagai calon Ketua DPD Partai Golkar Batola.

"Pemilik hak suara tetap menjadi faktor penentu arah Partai Golkar lima tahun ke depan. Karena itu kami berharap seluruh proses Musda dapat berjalan sesuai tahapan," katanya.

Ia juga berharap proses Musda yang dijadwalkan pada 25 Januari dapat segera berjalan, mulai dari pengumuman pendaftaran hingga tahapan verifikasi bakal calon.

Lebih lanjut, Syarif menyinggung adanya perpanjangan masa jabatan pengurus kecamatan hingga Juli 2026. Menurutnya, hal tersebut perlu diantisipasi agar tidak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan Musda.

"Saya punya pengalaman pada 2016, di mana Musda terkadang dimainkan tidak sesuai aturan. Ini yang kami antisipasi," tegasnya.

Ia menekankan komitmennya untuk menjaga marwah Partai Golkar agar seluruh proses berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), tanpa kecurangan, intervensi, maupun tekanan dari pihak manapun.

"Golkar adalah partai yang besar dan berpengalaman. Saya berharap Musda ini berjalan jujur dan adil. Siapapun yang menang, menang secara terhormat. Siapapun yang kalah, kalah secara terhormat," tegasnya.

Editor : Arief
#Golkar #barito kuala #Musda