Alumni magister bisnis Universitas Brawijaya, Kota Malang Provinsi Jawa Timur itu berharap Pemerintah Kabupaten Tabalong bisa merealisasikannya.
Pembangunan kurang merata yang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabalong itu maksud, terkait pelayanan dasar kebutuhan masyarakat di desa-desa tertinggal.
Sepengetahuannya, beberapa desa masih ditemukan ada yang belum tersentuh sejumlah pelayanan dasar, seperti pendidikan, kesehatan dan air bersih.
"Pembangunan sudah cukup bagus, tapi pemerataan belum, terutama di desa tertinggal. Harapannya pemerintah bisa lebih fokus," ujarnya.
Menurutnya, Pemkab Tabalong wajib memenuhi semua kebutuhan dasar tersebut. "Semua sarana dan prasarana itu harus dipenuhi. Untuk jalan sudah sebagian, masih ada yang belum," terangnya.
Ia menegaskan, DPRD Tabalong, khususnya dirinya siap untuk memberi dukungan kepada pemerintah sesuai kemampuannnya untuk menuntaskan masalah ini.
Harapannya, semua bentuk pembangunan dapat dirasakan masyarakat secara merata, tanpa terkecuali.
Editor : Sutrisno