Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Refleksi Akhir Tahun, Legislator Kotabaru Tekankan Pelayanan Tanpa Sekat Birokrasi

Jumain Radar Banjarmasin • Rabu, 31 Desember 2025 | 19:39 WIB
DISKUSI: Rahmad ( Rompi)  Anggota DPRD Kotabaru sedang berdiskusi dengan masyarakat untuk dijadikan bahannya di DPRD Kotabaru.  Foto: Rahmad untuk Radar Banjarmasin. 
DISKUSI: Rahmad ( Rompi)  Anggota DPRD Kotabaru sedang berdiskusi dengan masyarakat untuk dijadikan bahannya di DPRD Kotabaru. Foto: Rahmad untuk Radar Banjarmasin. 

KOTABARU - Memasuki penghujung 2025, Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru Fraksi PAN, Rahmad menyampaikan catatan kritis sebagai bahan refleksi terhadap kinerja pemerintahan daerah. Meski sejumlah program telah berjalan, ia menilai masih ada agenda penting yang belum mencapai hasil maksimal.

Rahmad menegaskan bahwa pelayanan kesehatan prima harus menjadi prioritas utama pada 2026. Menurutnya, komitmen tersebut selaras dengan visi-misi Bupati Kotabaru menuju Kotabaru HEBAT, yang harus diwujudkan melalui kerja nyata lintas sektor, bukan sekadar slogan. Ia menekankan pentingnya akses layanan kesehatan yang merata hingga ke pelosok desa tanpa diskriminasi. “Tahun 2026, pelayanan kesehatan prima untuk masyarakat tanpa pandang bulu di semua penjuru pelosok wajib diprioritaskan. Kita harus berani mengesampingkan ego regulasi dan birokrasi yang justru dianggap merugikan masyarakat,” tegasnya.

Selain kesehatan, Rahmad juga menyoroti sektor pendidikan yang dinilainya masih menyisakan persoalan serius. Ketimpangan fasilitas dan kekurangan tenaga pendidik antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah. Menurutnya, hak siswa dan kesejahteraan tenaga kependidikan di wilayah pinggiran harus disetarakan. Sarana dan prasarana sekolah di daerah terpencil tidak boleh lagi terabaikan. “Terkhusus daerah yang masih terisolir dan susah dijangkau oleh tenaga pendidik, itu harus menjadi atensi khusus. Jangan ada lagi perbedaan hak antara siswa di kota dan di pelosok,” tambahnya.

Rahmad menegaskan, langkah tersebut penting agar kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat Kotabaru. Terutama bagi mereka yang terkendala akses geografis dan birokrasi. “Ini juga tanggung jawab saya di DPRD bagaimana melakukan pengawasan jalannya pemerintahan,” tutupnya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Kotabaru #tahun baru #dprd #dewan #pelayanan #publik