Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Mulai Memanas, Kandidat Bermunculan di Perebutan Bursa Ketua Umum Golkar Kabupaten HST dan Batola

Maulana Radar Banjarmasin • Selasa, 16 Desember 2025 | 12:23 WIB
Ilustrasi Partai Golkar
Ilustrasi Partai Golkar

BARABAI – Aroma perebutan kursi panas Ketua Partai Golkar Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) kian terasa menjelang Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan pada 17 Desember mendatang. Isu besar berhembus. Sang petahana, Hendra Suriadi alias Haji Asoy, dikabarkan bakal turun jabatan.

Di balik dinamika ini, satu nama mencuat dengan kekuatan penuh. Dia adalah Saban Effendi. Sumber internal Golkar HST menyebut, Saban adalah sosok yang paling siap menggantikan Asoy.

Musda Golkar HST rencananya akan dibuka langsung oleh Ketua Golkar Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman. Musda dipastikan menjadi panggung perebutan legitimasi. Sekretaris Golkar HST, Suhaimi, menerangkan, sampai ini hanya satu nama resmi yang menyerahkan berkas pendaftaran, atas nama Saban Effendi.

Suhaimi menekankan, proses pendaftaran adalah bagian dari tahapan Musda sesuai AD/ART partai. “Baru satu bakal calon ketua yang mendaftar secara resmi, yaitu saudara Saban Effendi,” ujarnya, Senin (15/12).

Terpisah, Saban menyatakan kesiapannya mengikuti seluruh tahapan. Ia menegaskan Golkar harus terus beradaptasi dengan tantangan politik ke depan. “Golkar HST harus solid, responsif, dan benar-benar hadir untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Saban juga menekankan Musda sebagai momentum regenerasi kepemimpinan. “Ini saatnya konsolidasi dan pembaruan agar Golkar tetap relevan dan dipercaya masyarakat,” pungkasnya.

Saban bukanlah pendatang baru. Ia pernah memimpin Golkar HST selama 11 tahun hingga 2021. Sosoknya dikenal dermawan dengan basis suara kuat di Batang Alai Selatan, khususnya Kelurahan Birayang.

Selain itu, rekam jejak politiknya cukup panjang. Dia pernah menjabat Wakil Ketua DPRD HST periode 2014–2019, bahkan maju sebagai calon Bupati HST pada Pilkada 2020 bersama Habib Didil, meski langkahnya kala itu terhenti.

Sementara di Kabupaten Barito Kuala (Batola), perebutan kursi nomor satu Golkar justru penuh ketidakpastian. Musda XI yang sedianya dijadwalkan pada Minggu (14/12), hingga kini belum jelas pelaksanaannya.

Ketua Panitia Musda Golkar Batola, Dahlan, mengaku belum menerima kepastian dari pengurus tingkat atas. “Kami tidak mendapat kabar sama sekali. Rencana kami berinisiatif menindaklanjuti ke DPD Golkar Kalsel untuk menanyakan kejelasan,” ujarnya.

Minimnya informasi membuat panitia kebingungan menyiapkan lokasi dan undangan. “Untuk menyiapkan tempat saja kami bingung apa yang harus dilakukan,” tukasnya.

Salah seorang bakal calon, Syarif Faisal, juga mengaku belum mendapat informasi resmi. “Hingga saat ini belum ada alasan yang jelas dan resmi yang disampaikan kepada kami,” ujarnya.

Ketidakjelasan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan kader serta pemilik suara sah. Meski demikian, Syarif mengimbau seluruh kader Golkar Batola tetap menjaga ketenangan dan soliditas partai. “Prinsipnya, kami tetap ingin Musda dilaksanakan secara demokratis dan sesuai dengan AD/ART Partai Golkar,” pungkasnya.

Editor: Oscar Fraby

Editor : Arief
#hulu sungai tengah #Golkar #barito kuala