PELAIHARI — Kesuksesan Kabupaten Tanah Laut (Tala) menjadi juara umum Porprov XII Kalsel 2025 mendapat apresiasi luas.
Namun keberhasilan tersebut dinilai masih perlu dibarengi evaluasi besar untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event olahraga empat tahunan itu.
Ketua Komisi II DPRD Tala, H Agus Prasetya Budiono menilai sejumlah catatan penting tidak boleh diabaikan.
Salah satunya mengenai kondisi infrastruktur Stadion Pertasi Kencana yang belum optimal menampung penonton.
“Sekitar 50 persen penonton tidak tertampung. Bahkan yang di tribun masih kehujanan. Ini jadi catatan penting untuk penyempurnaan,” ujarnya, Jumat (21/11/2025).
Agus menegaskan Porprov bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga barometer kesiapan infrastruktur olahraga di Tanah Laut.
Karena itu, ia mendorong panitia dan pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh berdasarkan keluhan yang muncul di lapangan.
Sebagai Ketua Komisi II yang membidangi perekonomian dan pembangunan, ia menekankan pentingnya pengembangan venue secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
“Venue yang belum sempurna harus dilengkapi bertahap. DPRD tentu mendukung perbaikan fasilitas olahraga,” tegasnya.
Ia juga menyoroti minimnya sarana latihan di beberapa kecamatan, khususnya untuk cabor beladiri.
“Dapil 1 sudah ada Pertasi Kencana, dapil 2 ada Jorong. Tapi dapil 3 dan 4 seperti Takisung dan Bati-Bati belum memiliki gedung atlet beladiri,” tambahnya.
Menurut Agus, pemerataan fasilitas menjadi kunci agar pembinaan atlet tidak hanya terpusat di ibu kota kabupaten.
“Harapannya, potensi atlet berkembang merata di seluruh kecamatan,” tutupnya.
Editor : Eddy Hardiyanto