BATULICIN — Anggota DPRD Tanah Bumbu dari Fraksi NasDem Gusti Erwin Arifin menyatakan siap mengawal penetapan Desa Setarap dan Satui Timur sebagai Kampung Nelayan Merah Putih.
Dua desa di Kecamatan Satui itu dinilai punya potensi kuat di sektor perikanan tangkap dan pengolahan hasil laut.
Aktivitas nelayan yang stabil, koperasi yang sudah terbentuk, serta dukungan masyarakat menjadi indikator kesiapan awal keduanya.
Gusti Erwin berharap dukungan DPRD dapat mempercepat proses penetapan Setarap dan Satui Timur dalam program yang diinisiasi Kementerian Kelautan dan Perikanan tersebut.
“DPRD siap mengawal agar kedua desa ini bisa masuk dalam program Kampung Nelayan Merah Putih,” ujar anggota Komisi II itu.
Ia menilai sinergi nelayan di Satui Timur dan Satui Barat sudah berjalan cukup baik.
Kedua wilayah yang berdekatan dan hanya dipisahkan Muara Sungai Satui itu disebutnya dapat memanfaatkan fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih secara bersama.
Sebagai informasi, program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif Kementerian Kelautan dan Perikanan untuk memperkuat ketahanan pangan berbasis laut dan meningkatkan kemandirian ekonomi pesisir melalui koperasi serta pengolahan hasil laut.
Pemerintah menargetkan pembentukan 4.000 kampung nelayan sebagai bagian dari lima program unggulan Presiden Prabowo Subianto, dengan sasaran penciptaan 200.000 lapangan kerja.
Selain itu, modernisasi 1.000 kapal nelayan juga disiapkan untuk membuka 200.000 lapangan kerja baru di sektor perikanan.
Editor : Arif Subekti