KANDANGAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Hulu Sungai Selatan (DPRD HSS) kembali menggelar rapat gabungan komisi bersama eksekutif. Agendanya membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD HSS Husnan, Senin (3/11/2025).
Husnan mengatakan rapat gabungan komisi ini merupakan rapat lanjutan dari beberapa tahap yang sudah dilakukan. “Raperda ini sudah cukup lama dibahas secara bertahap, tinggal rapat gabungan komisi saja lagi,” ujarnya.
Dari rapat membahas Raperda tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan ini sangat bagus memberikan masukan sampai saran. “Raperda ini baru selesai tahun ini karena terkait luasan lahan yang dijadikan lahan berkelanjutan,” katanya.
Setelah rapat gabungan komisi ini, akan dilanjutkan dengan persetujuan bersama. “Sesuai jadwal persetujuan bersama di bulan ini juga,” sebut Husnan.
Husnan menyebut, data sementara ada sekitar 18 ribu hektare lahan pangan berkelanjutan di Kabupaten HSS. “Nanti ada SK Bupati luasannya sesuai by name by address. Lahan berkelanjutan ini nanti juga ada dari lahan cetak sawah,” tuturnya.
Ranperda ini dimaksudkan untuk menjamin ketersediaan lahan pertanian secara berkelanjutan, melakukan pengendalikan alih fungsi lahan pertanian, pembinaan dan pengawasan terhadap pemanfaatan lahan pertanian berkelanjutan.
Tujuannya melindungi kawasan dan lahan pertanian berkelanjutan, menjamin tersedianya lahan pertanian, mewujudkan kemandirian, ketahanan daan kedaulatan pangaan, meningkatkan penyediaan lapangan kerja bagi kehidupan yang layak sampai mewujudkan revitalisasi pertanian.
Editor : Fauzan Ridhani