BANJARMASIN – Jumlah pemilih di Kalimantan Selatan terus bertambah. Berdasar hasil rekapitulasi data pemilih berkelanjutan semester III yang dikumpulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) 13 kabupaten dan kota, tercatat 58.643 pemilih baru.
Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU Kalsel, Arif Mukhyar mengungkap pada triwulan II jumlah pemilih di Kalsel tercatat sebanyak 3.061.937 orang.
Setelah pemutakhiran data triwulan III, jumlah tersebut meningkat menjadi 3.120.580 orang.
"Penambahan ini berasal dari berbagai kategori, seperti pemilih pemula yang telah berusia 17 tahun, pensiunan TNI/Polri, serta penduduk dari luar daerah yang kini berdomisili di Kalsel," jelas Arif, Jumat (31/10).
Kota Banjarmasin masih menduduki posisi teratas sebagai daerah dengan jumlah pemilih terbanyak, yakni 499.922 orang. Rinciannya, 245.219 pemilih laki-laki dan 254.703 pemilih perempuan.
Disusul Kabupaten Banjar dengan 435.347 pemilih, terdiri dari 218.377 laki-laki dan 216.970 perempuan. Kemudian Kabupaten Tanah Laut dengan 267.548 pemilih.
Sedangkan Kabupaten Balangan menjadi wilayah dengan jumlah pemilih paling sedikit, yakni 99.417 orang.
Arif menambahkan, meski terjadi penambahan signifikan, jumlah pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) juga turut diperbarui. "Ada pemilih yang meninggal dunia, berstatus sebagai anggota TNI/Polri aktif, atau pindah domisili ke luar Kalsel," ujarnya.
Ia menekankan, dinamika jumlah pemilih sangat dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk dan mobilitas penduduk antarwilayah.
"Pemilih pemula dan perpindahan domisili menjadi faktor dominan dalam peningkatan ini," imbuhnya.
Sebagai catatan, pada Pilkada Kalsel November 2024 lalu, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) mencapai 3.041.499 orang, terdiri dari 1.521.053 perempuan dan 1.520.446 laki-laki.
Jumlah tersebut meningkat 247.688 orang dibanding Pilkada 2020 yang hanya berjumlah 2.793.811 pemilih. "Data ini bersifat dinamis dan akan terus diperbarui. Pemutakhiran triwulan I akan dilakukan akhir tahun ini, sebagai persiapan menuju pelaksanaan pemilu mendatang," tutup Arif.
Editor: Syarafuddin
Editor : Arief