KETUA DPRD Kabupaten Banjar H Agus Maulana angkat bicara terkait insiden keracunan massal yang menimpa sejumlah siswa di beberapa sekolah di Martapura. Ia menyampaikan keprihatinan mendalam dan menegaskan perlunya evaluasi total terhadap program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
“Tentunya saya sangat prihatin atas kejadian ini. Saya mohon maaf belum sempat menjenguk korban karena ada kegiatan yang tidak bisa saya tinggalkan,” ujar politisi muda Partai Golkar itu.
Agus menilai program MBG merupakan langkah positif untuk meningkatkan gizi anak sekolah, namun pelaksanaannya harus disertai pengawasan ketat terhadap kebersihan dan keamanan pangan. “Program ini baik, tapi perlu dikelola dengan standar yang tinggi agar anak-anak kita aman. Evaluasi harus dilakukan menyeluruh,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi respon cepat dari Dinas Kesehatan, RSUD Ratu Zalecha, aparat TNI-Polri, dan relawan yang sigap menangani peristiwa tersebut.
Sebagai langkah politik, Agus memastikan DPRD Banjar akan memanggil seluruh pihak terkait dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi III dan IV untuk membahas solusi dan memperbaiki sistem distribusi makanan. “Kami ingin kejadian seperti ini tidak terulang dan program MBG bisa berjalan aman serta bermanfaat,” pungkasnya.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief