Mereka mengingatkan, jabatan eselon II bukan sekadar kursi empuk untuk dinikmati, tetapi amanah yang harus dibuktikan lewat kinerja nyata.
"Rakyat Tapin menunggu bukti, bukan alasan. Pejabat baru jangan hanya puas dengan jabatan, tapi harus turun ke bawah, menyerap aspirasi, dan mengeksekusi program pembangunan sesuai visi daerah," tegas anggota DPRD Tapin, Taufik Hidayat, Jumat (3/10/2025).
Baca Juga: Reshuffle Besar-besaran, Bupati Tapin Mutasi 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama
Taufik menegaskan, jabatan eselon II bukanlah hadiah. Ia menuntut kerja keras, inovasi, dan pelayanan maksimal kepada masyarakat.
Dewan juga menekankan pentingnya integritas dan menghindari praktik menyimpang.
"Jangan sampai ada laporan pejabat yang justru memperlambat pelayanan publik atau terlibat penyalahgunaan kewenangan. Kami akan mengawasi," tegasnya.
Baca Juga: Produk Kriya HSU Jadi Sorotan di Inacraft 2025, Dikunjungi Istri Wapres
Bupati Tapin dalam sambutannya berharap pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab.
Namun, DPRD menilai harapan itu harus dibarengi komitmen kuat.
"Harapan Bupati itu wajar. Tapi yang lebih penting, apakah pejabat baru benar-benar berani mengambil langkah konkret? Apakah berani memangkas birokrasi berbelit dan mempercepat layanan masyarakat? Itu yang akan kami uji," tambah dewan.
Baca Juga: Ketua TP-PKK Hj. Fathul Jannah Serahkan Bantuan Siswa Kurang Mampu Pastikan Anak Tidak Putus Sekolah
Dengan nada kritis, DPRD Tapin menegaskan siap bersinergi sekaligus mengawasi jalannya roda pemerintahan.
"Kalau mereka bekerja baik, tentu kita dukung. Tapi kalau justru menyimpang, kami tidak akan tinggal diam," pungkasnya. (*)
Editor : M. Ramli Arisno