TANJUNG – Bawaslu Kabupaten Tabalong tengah menyisir data pemilih yang sudah meninggal dunia.
Namun masih tercatat dalam Pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) setelah Pemilu Serentak 2024.
Sebelumnya, Bawaslu menemukan 112 pemilih meninggal yang masih masuk DPT di Kecamatan Tanta.
Kini, pengawasan diperluas ke tiga kecamatan lain: Kelua, Banua Lawas, dan Pugaan.
“Surat koordinasi sudah kami sampaikan ke kecamatan agar menyediakan data penduduk meninggal dunia di tiap kelurahan dan desa,” jelas Anggota Bawaslu Tabalong, Taberani, Jumat (19/9/2025).
Data tersebut nantinya dicocokkan dengan DPT terakhir.
Jika ditemukan masih terdaftar, Bawaslu akan menyarankan perbaikan ke KPU Tabalong.
Berdasarkan rekapitulasi PDPB Triwulan II (April–Juni 2025), jumlah pemilih Tabalong mencapai 187.615 jiwa, terdiri dari 93.952 laki-laki dan 93.663 perempuan.
“Apabila masih ada pemilih meninggal yang tercatat, hasil perbaikan akan dimasukkan dalam PDPB Triwulan III 2025. Tujuannya agar data lebih akurat,” pungkas Taberani.
Editor : Eddy Hardiyanto