AMUNTAI – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) gelar rapat kerja bersama Satuan Pelaksana Program Indonesia Pintar (SPPI) dan Satuan Tugas Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (17/9/2025).
Rapat difokuskan pada evaluasi dua lokasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Amuntai Tengah dan Amuntai Selatan.
Ketua Komisi II DPRD HSU, Mukhsin Haita, menegaskan evaluasi ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai ketentuan serta tepat sasaran.
“Program MBG ini, merupakan upaya mulia untuk meningkatkan kesehatan dan semangat belajar anak-anak kita. Karena itu, kualitas dan ketepatan pelaksanaannya harus menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah persoalan mengemuka, di antaranya keterlambatan distribusi makanan, standar kandungan gizi, serta koordinasi teknis dengan pihak sekolah dan penyedia katering.
Anggota Komisi II lainnya juga menekankan pentingnya pengawasan lebih ketat agar kualitas dan higienitas makanan tetap terjamin.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD HSU, Junaidi, menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendorong adanya perbaikan berkelanjutan.
Dilanjutkan Junaidi, pihak Komisi II juga memastikan anak-anak di Amuntai Tengah dan Amuntai Selatan serta seluruh wilayah di HSU benar-benar mendapatkan makanan bergizi, higienis, dan tepat waktu.
“Kami dari Komisi II akan mengawal penuh agar manfaat program ini dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Perwakilan Satgas MBG Sekda HSU Adi Lesmana, menyampaikan komitmen untuk memperbaiki manajemen distribusi dan pemantauan kualitas.
“Tentu bersama lintas sektor akan mengawal program MBG ini agar sesuai dengan harapan mencerdaskan anak bangsa lewat makan bergizi gratis ini,” singkatnya.
Sementara itu, SPPI menilai sinergi dengan sekolah serta pemerintah daerah sangat diperlukan agar program tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar bermanfaat bagi siswa.
Sebelumnya, satgas yang dipimpin Sekda HSU Adi Lesmana, melakukan sidak ke Mts Negeri 2 Amuntai, di Desa Tabasan Kecamatan Haur Gading.
Sekda bersama Dandim Letkol Kav Gunantyo dan pihak BPOM dan lintas terkait menemukan ayam kurang matang yang disajikan pada siswa.
Pada rapat ini juga dihadiri Ketua DPRD HSU Fadilah dan sejumlah pejabat terkait di lingkungan Pemkab HSU.
Dan meminta pihak SPPG sebagai otoritas penyedia, meningkatkan pelayanan dan higienitas makanan yang disajikan.
Editor : Arif Subekti