Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Dampak Demo di DPRD Kalsel, Agenda DPRD Banjarmasin Mundur

Endang Syarifuddin • Selasa, 2 September 2025 | 09:10 WIB
ANTISIPASI: Area parkiran Gedung DPRD Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat dikosongkan.
ANTISIPASI: Area parkiran Gedung DPRD Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat dikosongkan.

BANJARMASIN – Demonstrasi yang melibatkan mahasiswa dan ojol di pusat Kota Banjarmasin, Senin (1/9), ikut memengaruhi jadwal kegiatan DPRD Banjarmasin.

Rapat finalisasi struktur organisasi tata kerja (SOTK) yang semula dijadwalkan kemarin, mundur sehari menjadi Selasa (2/9).

Ketua DPRD Banjarmasin, Rikval Fachruri mengatakan penyesuaian jadwal dilakukan setelah konsolidasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

"Kami di DPRD melihat situasi yang berkembang, sambil tetap berkoordinasi dengan Forkopimda. Agenda dewan tetap berjalan sebagaimana mestinya, hanya rapat finalisasi SOTK yang digeser sehari," ujar Rikval.

Politikus Partai Golkar itu menegaskan, perubahan jadwal ini tidak mengurangi aktivitas kerja wakil rakyat. Semua tetap menjalankan tugasnya.

"Semua anggota dewan tetap masuk kerja seperti biasa. Hanya rapat finalisasi yang mundur. Agenda lain, baik dalam maupun luar daerah, tetap dijalankan mulai 3 hingga 5 September," tandasnya.

Sekretaris DPRD Banjarmasin, Iwan Ristianto menambahkan, seluruh anggota dewan, ketua fraksi, hingga pimpinan komisi tetap stand by di kantor pascaaksi.

"Rapat yang mestinya Senin jadi digeser. Sekretariat akan menyesuaikan kebutuhan dan menginformasikan kepada anggota. Dewan tetap beraktivitas normal," jelasnya.

Penghobi olaraga sepeda ini juga menyebut situasi yang berkembang di berbagai daerah tak membuat aktivitas legislasi terhenti. Mereka tetap menjalankan tugasnya sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam rapat Badan Musyawarah (Banmus).

"Sudah ada persetujuan, kegiatan ke luar dan dalam daerah juga kita laksanakan. Namun aktivitas kedewanan tetap berjalan normal," pungkasnya.

Antisipasti Situasi Chaos

Kantor DPRD Banjarmasin di Jalan Lambung Mangkurat meningkatkan kewaspadaan.

"Kita antisipasi dengan melihat perkembangan dan perubahan. Dari awal sudah kita lakukan pengamanan," kata Sekretaris DPRD Banjarmasin, Iwan Ristianto, Senin (1/9) pagi.

Salah satunya dengan mengamankan aset DPRD. Kendaraan dinas misalnya, diparkir di luar gedung untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Seluruh ruangan di kantor dewan dikunci, lift dimatikan, dan hanya gedung lama yang dipakai, sementara gedung baru untuk sementara ditutup.

"Kami tidak mau mengambil risiko. Keselamatan pegawai dan keamanan aset jadi prioritas utama," tegasnya.

Kebijakan lain, ASN yang biasanya pulang sore, dibolehkan meninggalkan kantor pada pukul 11 siang. Namun bukan berarti libur.

"Mereka tetap bekerja dari rumah. Komputer kantor bahkan kami minta dibawa pulang. Jadi pekerjaan tetap bisa jalan. Dengan teknologi sekarang, bekerja jarak jauh itu memungkinkan,” terang dia.

Untuk menyesuaikan situasi, ASN pun diminta mengenakan pakaian bebas pantas. Hal ini dilakukan agar mereka lebih fleksibel dan tidak menimbulkan perhatian berlebih.

Sementara instruktur Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelematan Banjarmasin memberikan pelatihan dan simulasi singkat kepada pegawai dewan dalam penggunaan alat pemadam api ringan (apar).

"Kita tidak mau panik, tapi juga tidak boleh lengah," pungkas Iwan.

Editor: Syarafuddin

Editor : Arief
#dprd #banjarmasin #Demo #dewan