Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Ardiansyah Gantikan Jafar Pimpin PKS Kalsel, Dilantik Langsung Oleh Almuzammil Yusuf

M Oscar Fraby • Senin, 25 Agustus 2025 | 12:32 WIB
KETERANGAN PERS: Ketua DPW PKS Kalsel, Ardiansyah (kanan, red) usai dilantik sebagai Ketua DPW PKS Kalsel, Ahad (24/8).
KETERANGAN PERS: Ketua DPW PKS Kalsel, Ardiansyah (kanan, red) usai dilantik sebagai Ketua DPW PKS Kalsel, Ahad (24/8).

BANJARMASIN - Tongkat estafet kepemimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalsel resmi berganti. Ardiansyah resmi ditetapkan sebagai Ketua PKS Kalsel periode 2025-2030. Menggantikan Jafar di Musyawarah Wilayah (Muswil) VI PKS Kalsel di Holiday Inn, Banjar, Ahad (24/8/2025).

Ardiansyah langsung dilantik sekaligus pengucapan sumpah jabatan, serta penandatanganan ikrar jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden PKS, Almuzzammil Yusuf. Pelantikannya serentak bersama Muswil PKS di 38 provinsi seluruh Indonesia. Sedangkan untuk posisi sekretaris dijabat Ikwan Khariri, dan jabatan bendahara diemban Didi Wahyudi.

Sementara, Jafar ditunjuk sebagai Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW). Awan Subarkah dipercaya sebagai Sekretaris MPW PKS Kalsel. Berbeda dengan partai politik lain yang biasanya pemilihan ketua dilakukan melalui mekanisme pemilihan langsung. Di PKS, pemilihan ketua dilakukan secara sistematis, yakni dengan e-voting online oleh anggota pelopor di 13 kabupaten/kota. Namun, tidak diungkapkan siapa saja kompetitor dari Ardiansyah dalam pemilihan kali ini. Termasuk juga berapa angka keunggulannya.

Dipercaya memimpin PKS Kalsel, Ardiansyah menjanjikan akan memberikan yang terbaik bagi partai. Meski belum bicara target kursi di parlemen, ia memastikan akan menambah perolehan kursi di semua tingkatan DPRD.

Saat ini, PKS memiliki total 44 kursi di semua tingkatan DPRD. Menurutnya, jumlah kursi yang diperoleh pada Pemilu 2024 mesti ditambah. Hal ini untuk menguatkan posisi PKS di pemerintahan. “Target kursi akan disampaikan DPP saat Musyawarah Nasional (Munas) yang dijadwalkan 27-28 September mendatang,” ujarnya.

Menurutnya, target perolehan kursi PKS di Kalsel akan disesuaikan dengan kekuatan partai. “Tentu saja realistis. Nanti akan dibahas bersama DPP saat Munas, termasuk target kepala daerah,” sebut Ketua Fraksi PKS di DPRD Kalsel itu.

Usai tingkat provinsi, selanjutnya akan dilakukan di tingkat kabupaten/kota yang akan dilaksanakan pada 6-7 September mendatang. Pada pemilihan di tingkat kabupaten/kota nanti, hanya dua daerah yang akan digelar secara e-voting. “Hanya Banjarmasin dan Banjarbaru yang memenuhi syarat. Untuk daerah lain dilakukan manual, karena terkendala jumlah anggota atau kader pelopor,” kata Ardiansyah.

Dalam sambutannya secara nasional, Almuzzammil menekankan kepada para anggota DPTW di seluruh Indonesia bahwa mereka adalah kepanjangan tangan DPP, pimpinan, dan representasi anggota partai di tingkat wilayah. “Saudara mengemban amanat memimpin partai agar semakin kokoh dan terdepan dalam pelayanan, pemberdayaan, dan pembelaan bagi masyarakat,” tekannya.

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#pelantikan #pks