Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Tak Hanya Bambang Heri Purnama, Ini Alasan Hasnuryadi Sulaiman Juga Miliki Peluang Terpilih Sebagai Calon Ketua DPD Partai Golkar Kalsel

M Oscar Fraby • Minggu, 13 Juli 2025 | 19:17 WIB

 

MILIKI KANS: Hasnuriyadi Sulaiman juga memiliki kans sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalsel di Musda Partai Golkar. (Foto: Muhammad Oscar Fraby/Radar Banjarmasin)
MILIKI KANS: Hasnuriyadi Sulaiman juga memiliki kans sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kalsel di Musda Partai Golkar. (Foto: Muhammad Oscar Fraby/Radar Banjarmasin)

BANJARMASIN – Jelang musyawarah daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kalsel pada Kamis (19/7) ini, nama Bambang Heri Purnama disebut-sebut memiliki kans besar menduduki kursi nomor satu di partai berlambang pohon beringin tersebut.

Anggota DPR RI itu bahkan juga disebut mendapat dukungan mayoritas pemilik suara. 

Dari total 19 suara yang diperebutkan, ada 15 pemilik suara yang dikabarkan memberikan dukungan pernyataan kepadanya. 

Tersisa empat suara tersisa.

Namun, bursa calon pengganti Sahbirin Noor ini baru sebatas dukungan. 

Hasilnya belum tentu terjadi di pelaksanaan Musda nanti. 

Apalagi pendaftaran belum dibuka. 

Sebelum nama Bambang mencuat, ada nama lain yang digadang bakal masuk bursa. 

Tak lain Hasnuryadi Sulaiman. 

Saat ini, dia kader Golkar yang menggantikan Sahbirin di eksekutif sebagai Wakil Gubernur Kalsel.

Lalu seberapa besar kans Hasnur? 

Sebagai kader Golkar yang dibesarkan dari seorang ayah tokoh Golkar, tentu Hasnur memiliki kans yang besar jika maju. 

Sebagai kader muda, tentu saja ia juga memiliki visi yang kekinian.

Berbicara pengalaman, Hasnur yang juga pernah menjabat sebagai Anggota DPR RI, sama dengan Bambang Heri. 

Histori sang ayah, Alm Sulaiman HB juga membuat peluang Hasnur bisa diperhitungkan. 

“Berbicara ideal. Keduanya (Bambang dan Hasnur, red) sangat ideal. Mereka berdua sudah berpengalaman di politik,” banding pengamat politik FISIP ULM, Arif Rahman Hakim.

Namun, Arif menilai Golkar terlihat kurang dekat dengan kalangan menengah ke bawah saat ini.

Kehadiran ketua baru nanti, diharapkan mampu mengembalikan kedekatan Golkar dengan akar rumputnya. 

“Program dengan kalangan menengah ke bawah mesti diperbanyak. Ini yang nantinya harus dilakukan ketua baru,” ulasnya.

Selain itu, pemimpin baru nanti harus memperluas ruang bagi anak muda untuk bergabung, dan mengembangkan potensi di Golkar. 

Terlebih, sekarang sangat jarang kegiatan-kegiatan Golkar yang bernuansa anak muda. 

Baik itu kegiatan dipelopori kader muda Golkar, atau melibatkan pemuda sebagai peserta. 

Seperti aksi sosial, keagamaan, dan lain-lain.

Arif menyebut pemimpin baru Golkar Kalsel nanti juga harus mau membuka diri dengan kalangan intelektual Banua. 

Apakah itu sifatnya dialog terbuka, membedah isu-isu terkini yang bersentuhan langsung dengan rakyat, atau melibatkan akademisi dalam melakukan kajian-kajian sebagai dasar menyusun program. 

“Figur seperti ini yang diperlukan agar Golkar terus berjaya,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Steering Committee di Musda DPD Partai Golkar, Puar Junaidi mengungkapkan ada sebanyak 15 dukungan secara tertulis dengan surat pernyataan untuk mendukung Bambang Heri Purnama pada Musda Partai Golkar Kalsel, pada 19 Juli mendatang. 

Dukungan tersebut datang dari 12 kabupaten/kota, minus DPD Banjarmasin. 

Dukungan lain datang dari Kosgoro, Soksi dan AMPG. 

“Sudah ada masuk 15 dukungan secara tertulis dengan surat pernyataan untuk Bambang Heri Purnama,” beber Puar, Jumat (11/7).

Editor: Eddy Hardiyanto

Editor : Arief
#Golkar #Kalsel #Musda #hasnuryadi sulaiman