MARTAPURA – Persoalan infrastruktur di Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, kembali mendapat sorotan. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Kalimantan Selatan menyampaikan langsung keluhan mereka kepada Sekretaris Fraksi PPP DPRD Banjar, Febrianor Rahman, Sabtu (5/7).
Audiensi digelar di Ruang Fraksi PPP DPRD Banjar. Dalam dialog itu, para mahasiswa mengungkapkan berbagai persoalan mendasar, mulai dari kerusakan jalan di sejumlah titik hingga buruknya sistem drainase yang belum memadai, bahkan belum tersedia di beberapa kawasan.
“Hal ini jelas menyulitkan aktivitas warga, apalagi saat musim hujan,” ujar salah satu perwakilan mahasiswa di hadapan legislator dari Dapil III tersebut.
Menanggapi aspirasi itu, Febrianor menyampaikan apresiasi atas keberanian mahasiswa yang turun langsung menyuarakan kondisi di lapangan. Ia menilai keluhan tersebut sangat relevan dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
“Saya akan membawa masukan ini ke tingkat pembahasan DPRD agar bisa masuk dalam prioritas pembangunan,” katanya.
Ia menegaskan, jalan dan drainase merupakan infrastruktur dasar yang berpengaruh besar terhadap mobilitas dan kenyamanan warga. Karena itu, penyelesaiannya perlu dipercepat melalui sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan legislatif.
Febrianor juga mendorong mahasiswa untuk terus aktif dalam peran sosialnya. “Mahasiswa punya peran penting sebagai kontrol sosial. Kolaborasi dengan legislatif sangat diperlukan untuk mempercepat pemerataan pembangunan,” tegas politisi PPP tersebut.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief