BANJARMASIN - Dewan Pengurus Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) tak akan mematok tinggi perolehan kursi PKS Kalsel di Pemilu 2029 mendatang. Mereka lebih realisitis dengan kekuatan yang dimiliki.
Hal itu disampaikan Presiden PKS, Al Muzzammil Yusuf saat melakukan konsolidasi dengan seluruh kader PKS Kalsel di Banjarmasin, Kamis (19/5/2025) sore.
Yusuf yang baru terpilih sebagai Presiden PKS menggantikan Ahmad Syaikhu pada 4 Juni 2025 tadi menyebut target perolehan kursi harus sesuai kekuatan yang dimiliki.
“Tentu ingin meningkat, tapi disesuaikan daya dukung kemampuan daerah masing-masing. Ada target pusat, sisi lain ada kebijakan daerah yang akan nantinya dilihat,” ujarnya.
Ditambahkannya, sebagai partai politik, tentu saja punya keinginan untuk menambah kursi di parlemen. Termasuk target Kepala Daerah.
PKS sebutnya, akan merapatkan hal ini pada saat Munas PKS September mendatang.
Di Munas nanti, dia menyebut akan diikuti pengurus baru PKS provinsi hingga kabupaten/kota hasil Muswil pada bulan Juli mendatang. “Nanti, saat Munas kami akan susun program. Termasuk target yang akan disampaikan, hingga perjuangan menuju Pemilu 2029,” imbuhnya.
Di Muswil PKS Kalsel nanti, Yusuf ingin pelaksanaanya berjalan lancar tanpa gangguan, seperti pemilihan Presiden PKS, belum lama tadi.
“Suksesi di pusat berjalan lancar, tak ada sedikit pun huru-hara. Ini contoh yang baik untuk teman-teman di daerah, termasuk Kalsel,” harapnya.
Sisi lain, Ketua DPW PKS Kalsel, Ja'far mengatakan kehadiran Presiden PKS ini merupakan suntikan semangat kepada seluruh pengurus dan Kader PKS di Kalsel.
"Kami sangat senang dan sangat menanti kehadiran Presiden PKS, Al Muzzammil Yusuf ke Banua setelah suksesi, belum lama tadi,” ujarnya.
Ditambahkannya, arahan dari Presiden PKS ini akan menguatkan soliditas dan daya juang kader. “Kami bangga, Kalsel menjadi provinsi perdana dikunjungi beliau,” tutur Ja’far.
Editor : Fauzan Ridhani