BANJARMASIN - Berbeda dengan Sekretariat DPRD Kalsel, di DPRD DKI Jakarta dalam menunjang kinerja kehumasan merekrut tenaga profesional di bidangnya. Tenaga ahli.
Mereka mengakui, tenaga ahli sangat paham betul dengan tugas publikasi.
Khususnya mengenai kegiatan kedewanan.
“Kehumasan di DPRD DKI Jakarta, langsung ditangani tenaga ahli sesuai bidangnya. Sangat membantu kami dalam menyebarkan informasi,” kata Koordinator Humas dan Protokol Setwan DKI Jakarta, Sugin saat menerima rombongan Sekretariat DPRD Kalsel bersama Anggota Presroom dalam rangka studi komparasi, Jumat (23/5/2025).
Tenaga ahli tersebut memiliki spesialisasi dan spesifikasi khusus.
Contohnya,
di bidang teknologi informasi (IT), mereka betul-betul yang mengusai IT.
“Termasuk yang ahli di bidang pemberitaan, dan fotografi. Mereka harus bisa mengemasnya agar menarik,” terangnya.
Tenaga Ahli Kehumasan Setwan DKI Jakarta, Oki Akbar menjelaskan kerja para tenaga ahli ini bukan hanya memberitakan kegiatan kedewanan.
Juga membuat agenda pemberitaan.
“Termasuk memberikan klarifikasi berita yang berkaitan dengan kedewanan,” paparnya.
Para tenaga ahli ini tak hanya memproduksi pemberitaan.
Mereka juga membuat konten di media sosial.
“Semua platform kami pakai,” ujarnya.
Kepala Bagian Persidangan dan Perundangan Sekretariat DPRD Kalsel, Andri Yuzhar mengapresiasi terobosan Sekretariat DPRD DKI Jakarta tersebut.
Menurut Andri, menggandeng tenaga ahli kehumasan memang sangat bagus, karena dipastikan sesuai ahlinya. Meski tak melibatkan tenaga ahli, di DPRD Kalsel para tenaga kehumasan sudah dibekali dengan keilmuan sesuai bidangnya. “Tentu hasil ini menjadi bahan catatan penting. Apakah nanti bisa dijalankan sama dengan di Kalsel? Nanti pimpinan yang memutuskan,” ujarnya, didampingi Kasubbag Kehumasan dan Protokoler, Adi Radam.
Andri menambahkan, tenaga ahli memang sudah diatur dalam aturan.
Namun, tetap ada pengkajian, khususnya anggaran.
“Tentu ada kajian sesuai dengan kebutuhan anggaran,” tegasnya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief