BANJARBARU - Kunjungan Menteri UMKM RI, Maman Abdurrahman, ke Banjarbaru, Selasa (13/5) malam, mendapat sambutan hangat dari DPRD setempat, khususnya Komisi II yang membidangi ekonomi. Kunjungan ini dianggap sebagai bentuk perhatian pusat terhadap kondisi UMKM daerah, terutama pasca kasus hukum yang menjerat pusat oleh-oleh ternama, Mama Khas Banjar.
"Ini bentuk dukungan moril. Semoga pelaku UMKM tidak patah semangat dan tetap menjalankan kegiatan ekonominya," ungkap Ketua Komisi II DPRD Banjarbaru, Ir Syamsuri.
Menurutnya, kasus Khas Mama Banjar telah mengguncang kepercayaan para distributor UMKM lokal. Bahkan beberapa pelaku usaha menjadi korban karena salah langkah. "Jangan sampai ini jadi alat untuk mematikan UMKM. Harusnya dibina, bukan dibinasakan. Karena UMKM adalah ujung tombak perekonomian rakyat," tegasnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putera, mengingatkan pentingnya menghormati proses hukum yang tengah berjalan. "Kasus ini sudah masuk tahap peradilan. Kita berharap hasil yang adil untuk semua pihak," ucapnya.
Kunjungan Menteri UMKM merupakan hasil koordinasi antara Komisi II DPRD Banjarbaru dengan Komisi VII DPR RI dan Kementerian UMKM. Dewan berharap perhatian ini menjadi titik balik kebangkitan UMKM Banjarbaru.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief