BATULICIN - Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Tanah Bumbu dari Daerah Pemilihan (Dapil) III melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik infrastruktur rusak di Kecamatan Satui, belum lama ini.
Kunjungan ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang dinilai menghambat aktivitas harian dan ekonomi warga.
Peninjauan dimulai sekitar pukul 10.00 Wita dengan pertemuan antara anggota dewan dan masyarakat di kediaman Ernawati, salah satu anggota DPRD Tanah Bumbu.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan langsung berbagai keluhan, terutama terkait kerusakan jalan penghubung antar desa dan jalan usaha tani.
Sekretaris Komisi I DPRD Tanah Bumbu, Ernawati, mengaku prihatin atas kondisi infrastruktur di Satui yang disebutnya mengganggu keselamatan dan perekonomian masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya kehadiran wakil rakyat untuk mendengar aspirasi warga secara langsung dan mendorong solusi nyata.
“Kerusakan jalan akibat abrasi dan minimnya akses usaha tani sudah sangat mengganggu. Harus segera ada tindakan konkret,” ujarnya.
Dua titik utama yang menjadi fokus peninjauan adalah Jalan Lama Satui Barat–Satui Timur dan jalan usaha tani di wilayah Satui. Jalan Lama Satui Barat–Satui Timur mengalami kerusakan berat akibat abrasi dan longsor.
Kerusakan ini berpotensi membahayakan pengguna jalan serta memutus akses antar desa, termasuk menghambat layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Sementara itu, jalan usaha tani yang digunakan petani untuk mengangkut hasil panen juga dalam kondisi rusak parah.
Jalan yang berlubang dan licin menyebabkan kendaraan sulit melintas, sehingga memperlambat distribusi hasil pertanian dan meningkatkan biaya logistik.
Editor : Arif Subekti