BANJARBARU - Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Banjarbaru yang digelar Sabtu (19/4) telah berlangsung lancar dengan antusiasme tinggi dari masyarakat, meski terdapat beberapa insiden yang menjadi sorotan. Salah satunya adalah dugaan praktik money politik yang kini dalam penyelidikan.
Anggota Komisioner Bawaslu Banjarbaru, Hegar Wahyu Hidayat, yang memantau jalannya PSU menyatakan tidak ada catatan krusial yang mengganggu kelancaran proses pemungutan suara secara keseluruhan.
"Setelah kami cek, ternyata pemilih tersebut tidak diperkenankan untuk memilih. PSU di TPS tersebut tetap berjalan lancar," ujar Hegar mengenai kasus pemilih yang tidak terdaftar dalam DPT, DPTB, dan DPK yang ingin menggunakan hak pilihnya dengan KTP di salah satu TPS.
Meski demikian, Hegar mengungkapkan adanya satu laporan dugaan praktik money politik yang terjadi di wilayah Banjarbaru dan sudah terdaftar di Bawaslu Kalsel. Laporan tersebut kini dalam penanganan Bawaslu Banjarbaru dengan pengawasan dari Bawaslu Kalsel.
"Laporan dugaan money politik yang masuk tersebut sudah teregister dan Bawaslu telah memanggil pihak yang dilaporkan untuk klarifikasi. Statusnya masih dalam proses penyelidikan," pungkasnya.
Editor: Ramli Arisno
Editor : Arief