BANJARMASIN – KPU Kalsel meyakini partisipasi pemilih di Pilkada Kalsel cukup bagus.
Bahkan diprediksi persentasenya mencapai 80 persen.
Cuaca yang bagus saat pemungutan suara Rabu (27/11/2024) tadi, salah satu faktor tingginya pemilih menggunakan hak pilihnya.
“Melihat antusias masyarakat saat kami melakukan monitoring ke sejumlah kabupaten/kota, saya optimis partisipasi pemilih akan tinggi. Angkanya mencapai 80 persen,” sebut Komisioner KPU Kalsel Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi dan SDM, Fahmi Failasofa.
Ia menyebut, kondisi cuaca dan figur para calon menjadi faktor utama masyarakat antusias datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya.
“Meski tak ingin mendahului hasil rekapitulasi yang dilaksanakan berjenjang, kenyataannya warga begitu antusias,” bandingnya.
Masifnya sosialisasi, termasuk melalui media cetak, televisi dan elektronik saat masa tahapan kampanye, turut memengaruhi pemilih untuk menggunakan hak pilihnya.
Tak hanya itu, sebut Fahmi, animo tinggi pemilih didukung calon kepala daerah yang turut masif mengampanyekan diri.
“Tunggu saja. Mudah-mudahan angka pastinya memang tinggi,” ucapnya.
Untuk diketahui, KPU Kalsel menarget, partisipasi pemilih pada Pilkada tahun ini persentasenya 85 persen.
Target itu sama saat Pileg dan Pilpres lalu.
“Di Pilkada, para calon akan memaksimalkan konstituennya untuk datang ke TPS. Ini salah satu faktor pemilih datang ke TPS yang akan berdampak terhadap partisipasi pemilih. KPU turut terbantu,” jelas Fahmi.
Angka partisipasi pemilih akan didapatkan saat rekapitulasi selesai di tingkat provinsi.
Rekapitulasi perolehan suara sendiri usai dilakukan perhitungan di TPS, akan dilanjutkan di tingkat kecamatan.
Jadwalnya, dari tanggal 28 November sampai 3 Desember 2024 mendatang.
Setelah itu, rekapitulasi akan dilakukan di tingkat kabupaten/kota di rentang waktu tanggal 29 November sampai 6 Desember 2024 mendatang.
“Untuk rekapitulasi di tingkat provinsi, akan dilaksanakan di rentang waktu 30 November sampai 9 Desember mendatang,” terang Komisioner KPU Kalsel Divisi Teknis dan Penyelenggaraan, Nida Guslaili Rahmadina.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief