BANJARMASIN – Calon Gubernur Kalsel nomor urut 1, Muhidin menggunakan hak pilihnya di TPS 11 di Jalan Kayu Keruing, Banjarmasin Selatan, Rabu (27/11) pagi.
Didampingi sang istri, Muhidin menuju TPS yang jaraknya sekitar 400 meter hanya berjalan kaki. TPS ini adalah tempat baru baginya. Sebelumnya, ia nyoblos di TPS Bunyamin Banjarmasin Timur.
Menggunakan setelan pakaian putih, Muhidin menuju TPS diiringi keluarga dan simpatisan. “Alhamdulillah sudah menggunakan hak suara,” ujar Muhidin usai nyoblos.
Disinggung hasil, Muhidin optimis akan mendapat suara maksimal dan memenangkan Pilgub Kalsel. “Kalau Allah menghendaki insya Allah. Apapun yang terjadi hasilnya, itu saya terima,” ucapnya.
Di Martapura, meski tanpa didampingi sang suami Sahbirin Noor, Calon Gubernur Kalsel nomor urut 2, Raudatul Jannah datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya dalam Pilkada serentak 2024. Ia tiba di TPS Desa Keramat, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar diantar sopir pribadinya.
Calon gubernur yang akrab disapa Acil Odah ini terus tampil ceria. Selama proses pencoblosan, senyum sumringah tak pernah lepas dari wajahnya. “Alhamdulillah tadi, saya sudah menunaikan hak dan kewajiban kita sebagai warga negara yang baik,” kata Acil Odah usai mencoblos.
Ia berharap pilkada serentak bisa berjalan aman, lancar, kondusif, dan sukses melahirkan pemimpin yang baik untuk Banua. “Namun siapapun yang terpilih nanti, tentu itu adalah pemimpin yang terbaik dari yang terbaik,” tegasnya.
Setelah memberikan hak suaranya, Acil Odah akan kembali menjalankan rutinitas kesehariannya sebagai ibu rumah tangga, sambil menunggu hasil penghitungan suara. “Minta doanya saja, semoga hasilnya sesuai dengan harapan,” ucapnya.
Dari hasil perhitungan di TPS 1 Desa Keramat ini, Acil Odah- Akhmad Rozanie Himawan Nugraha ternyata menang tipis. Mereka hanya unggul 15 suara dari pasangan nomor urut 1. Totalnya Acil Odah-Rozanie meraih 152 suara. Sedangkan Muhidin-Hasnur meraih suara 137. Suara tidak sah di TPS ini sebanyak 47.
Bagaimana dengan hasil pemungutan suara di TPS sebagai lokasi Muhidin mencoblos? Muhidin kali ini tak kalah di kandangnya sendiri, seperti Pilgub 2020 lalu. Muhidin justru menang telak di TPS 11 Jalan Kayu Keruing.
Para Muhidin-Hasnur memperoleh suara sebanyak 220 suara sah. Sementara lawannya, Acil Odah-Rozanie mendapat 15 suara sah.
Di TPS ini terdata ada sebanyak 438 pemilih. Namun, sampai waktu pemungutan suara selesai, hanya 239 pemilih yang menggunakan hak pilihnya. “Ada terdapat sebanyak lima suara tidak sah,” ujar Ketua KPPS TPS 11, Febri.
Menariknya, Muhidin-Hasnur justru menang di TPS lokasi Rozanie mencoblos. Tepatnya di TPS 6 Kelurahan Jawa, Martapura. Muhidin-Hasnur mendapatkan 206 suara sah. Sementara Acil Odah- Rozanie mendapatkan 160 suara sah.
Ketua TPS 6 Kelurahan Komplek Pangeran Antasari (Kompas), Riswan Adriansyah mengatakan perolehan suara milik paslon Muhidin-Hasnur lebih banyak 46 suara dibanding paslon Acil Odah-Rozanie. “Untuk jumlah suara tidak sah di TPS kami ada sebanyak 32. Dengan jumlah DPT sebanyak 564 pemilih,” katanya.
Rozanie sebelumnya mencoblos di TPS ini didampingi orang tua, istri dan kakaknya. “Alhamdulillah, kami sekeluarga, abah, mama, dan kakak, bisa bersama-sama mencoblos di TPS 006. Bismillah,” ujarnya kepada awak media usai mencoblos.
Ia sebenarnya optimis dapat meraih suara terbanyak di TPS tersebut. “Insyaallah, optimistis,” tegasnya.
Ia berharap warga menggunakan hak pilihnya. “Siapapun nanti yang terpilih, baik itu sebagai bupati atau gubernur, tentu adalah pilihan terbaik dari masyarakat. Hari ini, kami akan fokus memantau perkembangan di kantor bersama tim pemenangan se-Kalimantan Selatan,” tuturnya.
Seluruh tim pemenangan, kata Rozanie, akan bergerak aktif untuk memastikan kelancaran proses pilkada. “Jika ada masalah, kami siap turun langsung untuk memantau dan menghitung perolehan suara,” tuntasnya.
Editor: Eddy Hardiyanto
Editor : Arief