Advertorial Banua BanuaPedia Basket Beauty Bisnis Bola Ekspedisi Ramadan Event Feature Female Gadget Hukum & Peristiwa Kesehatan Nasional Olahraga Opini Otomotif Pendidikan Politik Radar Kota Ragam Info Religi Sastra Tahulah Pian

Mayoritas Masyarakat Inginkan Aditya Kembali Jadi Wali Kota Banjarbaru

Sheilla Farazela • Kamis, 24 Oktober 2024 | 18:21 WIB
DIINGINKAN MASYARAKAT:Pasangan nomor urut 2 Aditya Mufti Ariffin dan Said Abdullah Al Kaff diinginkan masyarakat untuk kembali memimpin Banjarbaru.(Foto:tim pemenangan untuk Radar Banjarmasin)
DIINGINKAN MASYARAKAT:Pasangan nomor urut 2 Aditya Mufti Ariffin dan Said Abdullah Al Kaff diinginkan masyarakat untuk kembali memimpin Banjarbaru.(Foto:tim pemenangan untuk Radar Banjarmasin)

BANJARBARU - Lembaga Survei Indonesia (LSI) merilis perkembangan dinamika politik Pilkada di Kota Banjarbaru.

Disebutkan, keinginan masyarakat Kota Banjarbaru atas kembalinya kepemimpinan Muhammad Aditya Mufti Ariffin sebagai wali kota Banjarbaru sangat tinggi. Popularitas dan pencapaian Aditya terbukti nyata untuk kembali dilanjutkan.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan LSI pada 16-20 Oktober 2024, sebanyak 56,9 persen dukungan masyarakat Banjarbaru menginginkan Aditya sebagai figur incumbent (pertahana), berpasangan dengan Habib Said Abdullah Al Kaff, kembali menjadi Wali Kota Banjarbaru untuk periode 2024-2029.

Sedangkan, masyarakat yang tidak menginginkan Aditya atau memilih figur lain hanya 19,4 persen. Jumlah ini bahkan lebih sedikit dari persentase masyarakat yang memilih tidak tau atau tidak menjawab dengan persentase mencapai 23,6 persen.

LSI menyimpulkan mayoritas masyarakat Kota Banjarbaru menginginkan kembali Aditya sebagai Wali Kota Banjarbaru.

Tingginya dukungan kepada Aditya ini juga mengalami peningkatan jika dibandingkan hasil survei Agustus lalu.

Melalui survei LSI terkait peta elektoral Pilkada Kota Banjarbaru pada periode 8-13 Agustus 2024, Aditya dinyatakan unggul cukup jauh dari kandidat lainnya.

Dalam simulasi top of mind elektabilitas, Aditya mencapai 47,8 persen, unggul hampir 30 persen di atas yang lain.

Bahkan, saat itu LSI menyatakan keunggulan Aditya kian menebal dalam simulasi semi-terbuka 13 kandidat yang mencapai 60,6 persen.

Pada survei ini, LSI mengambil 400 sampel dengan metode multi-stage random sampling dengan margin of error kurang lebih 5 persen dan wawancara dilakukan secara tatap muka.

Dalam rilis yang disampaikan LSI, tingkat elektabilitas Aditya yang cukup tinggi ini utamanya karena disokong oleh tingkat kepuasan publik yang mencapai 87,2 persen.

Alasan responden memilih Aditya adalah karena sudah terbukti hasil kerjanya mencapai 25,9 persen, dinilai perhatian pada rakyat sebanyak 24,7 persen, dan dinilai berpengalaman di Pemerintahan mencapai 23,6 persen.

Editor : Fauzan Ridhani
#lembaga survei indonesia #banjarbaru #wali kota #Politik #Aditya Mufti Ariffin